best_ismu-1024x572

Ismu Lisara, S.Si., M.Ec.Dev Raih Best Paper Award

Satu lagi bukti kredibilitas dari Dosen Universitas Swadaya Gunung Jati, Ismu Lisara, S.Si., M.Ec.Dev Dosen pengampu matakuliah Ekonometrika dan matematika Ekonomi, Fakultas Ekonomi dari Program Studi Manajemen berhasil Meraih Predikat “BEST PAPER AWARD” dengan Judul yang di presentasikan “What Shapes the Use of Mobile Money Banking in Indonesia” pada tanggal 25 Juli 2015 di Jakarta yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma dalam gelaran  Universitas Gunadarma Economics Faculty International Conference 2017 dengan tema  “On Digital Economy Enhancement for Accelerating Sustainable Development Goals Achievement”. acara ini mendapatan dukungan dari Bank DKI dan GTI (Grace Teknologi Infokom).

Fakultas Ekonomi Universitas Swadaya Gunung Jati yang memiliki Program Studi Akuntansi dan Manajemen saat ini memiliki banyak dosen, baik dari Akademisi maupun Praktisi, sehingga harapannya Mahasiswa bisa menjadi lulusan Unswagati yang siap guna, bermanfaat, dan bereputasi nasional dan berjejaring global.

 

 

BPM1

Tingkatkan Mutu, BPM Unswagati Gelar Pelatihan SPMI dan AMI

CIREBON- Badan Penjamin Mutu (BPM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) menggelar Pelatihan SPMI dan AMI 2017 Rabu (19/7). Kegiatan yang mengangkat tema “Membumikan budaya mutu di Unswagati” menghadirkan peserta para pimpinan lembaga dan unit di lingkungan Unswagati.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP mengatakan bahwa mutu Unswagati harus benar-benar sesuai standar sebagaimana ditetapkan oleh Ristekdikti. Hal ini juga sebagai wujud implementasi ISO 9001: 2015 yang akan menjadi standar pelayanan di Unswagati.

“Kualitas standar mutu  menjadi hal yang penting sebagai wujud jaminan kualitas. Unswagati sendiri yang sudah meraih Akreditasi Institusi B itu memiliki arti penting bagi lulusan. Karena amanat UU bagi perguruan tinggi yang tidak terakreditasi tidak dapat meluluskan mahasiswanya,” katanya.

Apalagi sejalan dengan perkembangan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis)  Wilayah IV Jawa Barat dan Banten akan berubah menjadi L2 Dikti. Perubahan lembaga itu, akan menggabungkan PTN dan Swasta sehingga kedepan kualitas tetap harus dikedepankan oleh semua pihak.

BPM2

Sementara Pemateri Pelatihan SPMI dan AMI, Heri Jumaedi menyampaikan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) sebagaimana oleh Kementeria Ristekdikti yaitu kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh pergruuan tinggi secara otonom atau mandiri untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi serta berencama dan berkelanjutan.

Sesuai dengan Pasar 5 ayat (1) Permenristekdikti No 62 Tahun 2016 tentang SPM Dikti, sambung Heri, SPMI memiliki siklus kegiatan yang terdiri atas penetapan Standar Pendidikan Tinggi, Pelaksanaan Standar Pendidikan Tinggi Evaluasi pelaksanaan Standar Pendidikan Tinggi hingga peningkatan Standar Pendidikan Tinggi. “Untuk evaluasi tersebut dilakukan melalui Audit Mutu Internal (AMI),” jelasnya.(mj)

RKAT1

RKAT Unswagati, Pedoman Kinerja Setiap Lembaga

CIREBON-Untuk menjadi pedoman dalam kinerja pada tahun akademik 2017/2018 seluruh unit dan lembaga di lingkungan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) menggelar Rapat Kerja (Raker) Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT)  di aula Kampus I, Kamis-Jumat (6-7/7). Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP dan arahan dari yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) yang disampaikan Wakil Ketua Yayasan, Prof Dr H Suherli Kusmana, M.Pd.

Rektor Unswagati Prof  Djohan—panggilan akrab—Prof Rochanda mengemukakan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan akan mendapatkan hasil positif dan hasil yang maksimal bagi kinerja Unswagati kedepan. Dalam RKAT ini ialah bagaimana seluruh upaya untuk mengembangkan Unswagati kedepan dengan estimasi kinerja yang harus dicapai dalam ukuran financial dalam bentuk besaran anggaran.

“Sebagai penjabaran visi, misi kemudian rencana operasional dilanjutkan dengan program kerja. Saya percaya  di semua unit organisasi sudah melakukan ini semua. Semoga dalam penyusunan akan melahirkan program yang rasional, komprehensif, akomodatif dan kooperatif. Semoga akan menghasilkan hasil yang baik,” katanya.

RKAT2

Sementara Wakil Ketua Yayasan Prof Suherli menyampaikan bahwa saat ini sudah ada petunjuk teknis dalam menyusun RKAT ini. Karena RKAT ini akan dimulai pelaksanaannya setiap 1 September maka kedepan, sambung prof Herli, setiap Juni-Juli  seluruh unit dan lembaga di lingkungan universitas. “Untuk itu melalui RKAT ini silakan merancang rencana kerja yang akan dilakukan dan penganggarannya, namun demikian tetap kedepan aka nada skala prioritas dalam penganggarannya,” ujarnya.

Selepas pembukaan, seluruh unit dari mulai sekretariat rektor, lembaga, badan dan satuan serta seluruh fakultas serta pascasarjana menyampaikan RKAT-nya untuk tahun akademik 2017/2018. Dalam usulan tersebut, begitu banyak program serta terobosan yang diusulkan oleh masing-masing lembaga sebagai gambaran kegiatan pada tahun akademik mendatang.

Ditambahkan Wakil Rektor II Unswagati H Acep KOmara Drs SE M.Si, selanjutnya, pembahasan RKAT akan dilaksanakan pada Jumat (7/7) di aula dengan melibatkan seluruh unsur yang ada untuk mengevaluasi, menganalisis dan mematangkan rencana kegiatan serta anggarannya sebelum akhirnya akan dibahas di Senat Universitas dan Yayasan. “Selama dua hari ini akan sangat menentukan bagaimana seluruh agenda kegiatan di setiap lembaga di universitas, sehingga semua pihak yang terkait harus serius dan sungguh-sungguh dalam merumuskan RKAT ini,” pungkasnya.(mj)

RKAT3

Sholat Ied1

Lebaran, Momen Jaga Spirit Ramadhan dalam Pekerjaan

**Khidmatnya Shalat Ied di Halaman Kampus Unswagati

CIREBON-Puncak kegiatan Ramadhan yang digelar Ikatan Mahasiswa Masjid Nurul Ilmi (IMMNI) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) bekerjasama dengan DKM Nurul Ilmi ditutup dengan kegiatan Sholat Idul Fitri berjamaah di halaman kampus Unswagati, Ahad (25/4). Seribuan lebih jamaah yang terdiri dari sivitas akademika Unswagati beserta keluarga besar dan masyarakat sekitar, pelaksanaan sholat Ied berlangsung khusyuk dan khidmat. Sebagai imam ustadz Masyuri, S.PdI dan Khotib KH Ja’far Mushaddad, M.PdI.

Dibuka sambutan Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP yang menyampaikan apresiasinya atas segala kegiatan yang dilaksanakan oleh para mahasiswa IMMNI serta DKM sehingga berbagai kegiatan menyemarakkan syiar Islam di Unswagati berjalan dengan baik. Pada kesempatan tersebut, prof Djohan—panggilan akrabnya—mengajak kepada seluruh jamaah untuk memaknai Hari Raya Idul Fitri ini dengan saling membuka pintu maaf, menjalin silaturahim dengan kedua orangtua, kerabat, handai taulan dan semua pihak yang terlibat dalam aktivitas kehidupan.

Sholat Ied2

“Yang tidak kalah pentingnya di dalam memaknai Idul Fitri ini ialah bagaimana ibadah kita selama Bulan Ramadhan dapat kita lanjutkan untuk sebelas bulan kedepan. Dengan penuh kedisillinan, kejujuran dan kekhlasan kita menjalankan ibadah puasa, hendaknya itu dapat mewarnai aktivitas kita kedepan. Dan semoga kita dipertemukan lagi pada Bulan Ramadah di tahun depan,” ujar Prof Djohan.

Sementara itu Khotib KH Ja’far Mushaddad, M.PdI dalam khutbahnya menyampaikan istilah lebaran menjadi bagian dari sunan kalijaga. Dijelaskan dalam khutbahnya bahwa symbol ketupat juga erat dengan tradisi Jawa menuju tanggal 1 syawal. Jadi ketupat atau kupat di sini dapat diartikan dengan “laku papat” atau empat tindakan. Laku papat itu adalah Lebaran, Luberan, Leburan dan Laburan.

Dijelaskannya, pertama, lebaran dari kata lebar yang berarti selesai. Ini dimaksudkan bahwa 1 Syawal adalah tanda selesainya menjalani puasa, maka tanggal itu biasa disebut dengan lebaran. Kedua, luberan yang berarti melimpah, ibarat air dalam tempayan, isinya melimpah, sehingga tumpah ke bawah. Ini simbol yang memberikan pesan untuk memberikan sebagian hartanya kepada fakir miskin, yaitu sedekah dengan ikhlas seperti tumpahnya/lubernya air dari tempayan tersebut.

sholat ied3

Kemudian, ketiga, Leburan  yang maksudnya adalah bahwa semua kesalahan dapat lebur (habis) dan lepas serta dapat dimaafkan pada hari tersebut. Dan keempat adalah Laburan di mana dalam tradisi Jawa labur (kapur) adalah bahan untuk memutihkan dinding. Ini sebagai simbol yang memberikan pesan untuk senantiasa menjaga kebersihan diri lahir dan batin.

Pada sholat Ied kali ini, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) H Dadang Sukandar Kasidin juga turut hadir bersama jamaah beserta para wakil rektor, kepala badan, lembaga dan satuan, para dekan, dosen dan keluarga besar sivitas akademika Unswagati.(mj)

studium generale1

Atase Kebudayaan Kedubes AS Puji Demokrasi di Indonesia

**Maxwell Harrington isi Studium Generale di Unswagati

CIREBON-Wakil Atase Kebudayaan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) Maxwell Harrington memuji demokrasi di Indonesia yang terbuka serta budaya masyarakatnya yang sangat menjaga nilai-nilai sosial dalam kehidupannya. Sebaliknya, di AS sebagai negara demokratis yang menjunjung tinggi hak asasi setiap orang memberikan kebebasan kepada seluruh warganya termasuk dalam menjalankan agama dan kepercayaannya.

“Semenjak Thomas Jefferson memberikan apresiasi kepada Muslim di Amerika Serikat, hal itu membuktikan bahwa Amerika adalah negara yang friendly bagi siapapun, termasuk bagi umat Islam disana meskipun minoritas yang hanya 1% dari jumlah penduduk di Amerika Serikat,” katanya saat mengisi Studium Generale di Aula Kampus I Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Kamis (15/6).

IMG_1676

Sementara Wakil Rektor IV Bidang Kerjasma dan Humas Unswagati H Nasir Asman Drs MM saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut menapresiasi kedatangan pihak Kdubes Amerika Serikat. Ia berharap setelah ada upaya penjajagan beberapa kali antara Kedubes AS dengan Unswagati diharapkan kedepan akan lebih terjalin kerjasama baik untuk fasilitasi student exchange ataupun scholarship (beasiswa).

“Unswagati sebagai perguruan tinggi yang bereputasi nasional dan berjejaring global ingin terus menjalin kerjasama dengan semua pihak. Sebelumnya Unswagati telah bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di Australia dan Eropa serta beberapa negara di Asia. Diharapkan kedepan akan dapat menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di AS meskipun sudah ada dosen Unswagati yang saat ini tengah studi lanjut S3 di Pennsylvania University,” jelasnya.

IMG_1672

Pada kesempatan itu, dari Kedubes selain Maxwell Harrington juga disertai stafnya Rendi dan penerima program scholarship Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Puput yang juga memaparkan pengalaman short course-nya saat di AS. Pada kesempatan itu, Maxwell menyampaikan kemungkinan kerjasama lebih lanjut dengan Unswagati dalam bidang pendidikan dan kehumasan.

Setelah diisi Tanya jawab dengan para mahasiswa dan dosen, ditutup diisi dengan penyerahan cinderamata dan berfoto bersama. Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Rektor III Dudung Hidayat SH MH, Dekan FK dr Catur S Sulistiyana M.Med, Dekan Faperta Dr Ahmad Faqih MM, Wakil Dekan III FE H Misbak M.Si serta undangan lainnya.(mj)

A1

Penyebaran Santunan Unswagati ke Sejumlah Lokasi di Wilayah Cirebon

CIREBON-Penyebaran santunan dari Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) dengan melibatkan Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kota/Kabupaten Cirebon dan Majalengka, Jumat-Minggu (9-11/6). Pembagian paket sembako sebanyak 2.400 bungkus tersebut dibagikan langsung oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, para wakil rektor dan kepada lembaga, badan dan satuan di lingkungan universitas.

Tahap pertama pembagian santunan dilakukan di halaman kampus Unswagati Jl Pemuda 32 Kota Cirebon kepada masyarakat di sekitar kampus. Kedua, di Desa Karangmekar Sindanglaut Kabupatebn Cirebon, ketiga di Cadas Ngampar Kelurahan Argasunya Kota Cirebon dan di Kelurahan Pejambon Kabupaten Cirebon serta terakhir di Sumberjaya Kabupaten Majalengka.

B1

Disamapaikan Rektor Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP bahwa santunan yang diberikan Unswagati ini sebagai wujud implementasi kesalehan sosial sejalan denganpesan Sunan Gunung Jati Cirebon ‘Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin.” “Kegiatan ini sudah 12 tahun berjalan di Unswagati. Dan tradisi yang sangat baik ini tentunya perlu kami lestarikan sebagai sebuah nilai-nilai yang baik bagi masyarakat,” paparnya.

C1

Sementara Wakil Rektor IV Unswagati H Nasir Asman Drs MM saat di Kelurahan Pejambon mengemukakan bahwa Unswagati Cirebon sebagai perguruan tinggi memiliki kepedulian bagi masyarakat kurang mampu baik anak yatim, jompo dan lainnya. “Untuk itu kami mohon doanya kepada seluruh warga di Kelurahan Pejambon ini agar Unswagati semakin maju agar terus menjadi lembaga penghasil akademisi dan sarjana unggul juga semakin peduli kepada masyarakat,” jelasnya.

D1

Ketua IKU Hj Riseu Gartika Djohan—yang juga istri rektor Unswagati—menambahkan bahwa IKU tidak hanya sebagai ikatan para istri pimpinan, dosen dan karyawan Unswagati namun juga sebagai wadah aktualisasi sosial yang mendukung Unswagati di masyarakat. Seperti sebelumnya, IKU Unswagati juga menggelar pasar murah Ramadan di halaman kampus Unswagati dengan menyediakan berbagai kebutuhan yang dijual dengan harga di bawah harga pasar agar mendorong peningkatan daya beli masyarakat pada bulan Ramadan ini.(mj)

B2

D2

A2

 

Pasar Murah-utama

Ketua Ikatan Keluarga Unswagati: Pasar Murah dan Santunan Implementasi Kesalehan Sosial

 

CIREBON-Pembukaan Pasar Murah dan Santunan yang digelar Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) Kamis (8/6) berlangsung semarak. Dibuka langsung oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP tampak hadir Bupati Cirebon Dr H Sunjaya Purwadi Sastra MM MSi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Cirebon Hj Win  Asep Dedi, Hj Evi Saleh Sachjana, Hj Fitri Djakaria Machmud yang ikut mendempingi Ketua IKU Hj Riseu Ika Gartika Djohan, para wakil rektor, kepala badan, lembaga dan satuan dan para dekan di lingkungan Unswagati. Hadir juga dari perwakilan dari Danrem 063 Sunan Gunung Jati (SGJ) dan dari dari Dandim 0614 Kota Cirebon.

pasar murah-ketua iku

Ketua IKU Hj Riseu Ika Gartika Djohan dalam sambutannya menyampaikan bahwa bentuk kesalehan tidak selalu dengan penampilan pakaian dan ritual saja namun terhadap lingkungan sosial pun demikian. “Ramadan ini menjadi momen yang spesial untuk menyeimbangkan semuanya. Pada bulan puasa ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk spirit humanisme yang universal. “IKU sejak tahun 2005 menggelar pasar murah dengan menjual sembako murah di bawah harga pasar. Semoga saja kegiatan ini dapat membantu masyarakat meningkatkan daya belinya,” katanya.

Sementara Rektor Unswagati Prof Rochanda Wiradinata MP dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Ramadan ini hendaknya jangan dilewatkan begitu saja, harus diisi dengan berbagai kegiatan yang positif. Untuk ituleh sebagai implementasi motor Unswagati yakni Ilmiah, Mandiri dan Religius mengadakan pasar murah dan pembagian santunan berupa sembako sebanyak 1.600 bungkus di beberapa titik di wilayah Cirebon.

pasar murah-rektor

“Sebagaimana pesan Sykh Syarief Hidayatullah Sunan Gunung Jati yaitu Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin, maka Unswagati melalui pasar murah yang telah dijalankan semenjak 12 tahun lalu ini terus mempertahankan kegiatan pasar murah dan santunan. Pasar murah ini tentu sangat membantu karena seluruh harga telah disubsidi untuk semua komoditas sehingga harganya jauh dari harga pasar,” pungkasnya.

Dijelaskan prof Djohan—panggilan akrab Prof Rochanda bahwa pemahaman di masyarakat berbuat baik kepada warga miskin adalah karena belas kasihan, padahal semestinya menjadi kewajiban karena ada hak bagi yang harus diberi santunan. “Disinilah sesungguhnya bagaimana dibangun kasih sayang antara sesame,” pesannya seraya menyampaikan penghargaan kepada Bupati Cirebon, walikota yang diwakili Sekretaris DInas Perindag dan Koperasi Drs H Yayat Sudaryat M.Si dan kepada Hj Evi Saleh Sachjana dan Hj Fitri Djkaria Machmud.

Pasar Murah-ok1

Pasar Murah secara resmi digelar dengan pengguntingan pita oleh Ketua DWP Kota Cirebon Hj Win Asep Dedi didampingi Ketua IKU Hj Riseu dan Hj Evi Saleh Sachjana dan Hj Fitri Djkaria Machmud. Rangkaian kegiatan selanjutnya, penyerahan santunan sembako akan diberikan di Lemabahang dan Kelurahan Cempaka Kabupaten Cirebon, Pesantren di Kopiluhur Kota Cirebon dan di daerah Sumberjaya Majalengka pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu.(mj)

pasar murah-ok4

pasar murah-ok antrean

rapat pasar murah

Meriahkan Ramadan, Kamis Ini Unswagati Gelar Pasar Murah

**Jumatnya Dilanjutkan Pemberian Santunan di Sejumlah Titik di Wilayah Cirebon

CIREBON-Sebagai implementasi pengabdian kepada masyarakat dan menjalankan spirit pesan ‘Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin” Universitas Swadaya Gunung  Jati (Unswagati) akan menggelar “Pasar Murah Ramadan dan Santunan “ pada Ramadan 1438 Hijriyah/2017 ini. Kegiatan “Pasar Murah Ramadan” akan digelar di halaman Kampus Unswagati pada Kamis (8/6) sementara kegiatan Santunan Ramadan, akan dilaksanakan pada Jumat (9/6) di wilayah Cirebon.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP langsung memimpin rapat persiapan Pasar Murah Ramadan dan Santunan di  Ruang Rapat Lantai 3 Kampus I. Pembagian santunan selain akan melibatkan sivitas akademika Unswagati, Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) juga melibatkan mahasiswa Unswagati. “Dengan melibatkan semua pihak tersebut sebagai bentuk syiar kepada masyarakat bahwa Unswagati juga menjalankan University Social Responsibility atau tanggungjawab sosial universitas,” kata rektor.

Berkaitan dengan Pasar Murah Ramadan, menurut Prof Djohan—panggilan akrab rektor—bahwa akan  menyediakan berbagai komoditas kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) dengan harga d bawah harga pasar. “Kami berharap Pasar Ramadan ini juga akan memudahkan masyarakat di sekitar kampus Unswagati untuk mendapatkan kebutuhan ramadan dengan harga yang lebih murah. Dengan demikian akan semakin meningkatkan daya beli masyarakat,” ujarnya saat rapat persiapan.

rapat pasar murah2

Ketua IKU Unswagati yang juga Ketua Panitia Hj Riseu Ika Gartika Djohan dalam pembukaan Pasar Murah Ramadan ini akan mengundang para tokoh dan pejabat terkait sebanyak 300 undangan.  Pada pembukaan pasar murah, ini panitia juga akan melibatkan Pondok Pesantren Kandang Juang pimpinan Ustadz Ujang Zakaria. Selain dihadiri panitia dari Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) juga tampak hadir Wakil Rektor I, II, III dan IV serta pimpinan lembaga, badan dan satuan  serta unsur panitia lainnya. (mj)

 

Pengibaran Bendera

Sivitas Akademika Unswagati Upacara Hari Pancasila

CIREBON- Seluruh sivitas akademika Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Lahir Pancasila, di halaman Kampus I, Jl Pemuda 32 Cirebon. Dipimpin langsung Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP tampak hadir seluruh pimpinan universitas dan fakultas, para dosen dan karyawan serta staf di lingkungan Unswagati Cirebon. Seluruh peserta upacara mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

Peserta Upacara Pancasila

Pada upacara ini, petugas upacara melibatkan para pimpinan dan dosen di Unswagati. Pembaca UUD 1945 Dekan FISIP Dr H Mukarto Siswoyo M.Si, Pembaca Keppres  No 24 Tahun 2016 Tentang Hari Lahir Pancasila Wakil Rektor I Dr Alfandi, M.Si, Perwira Upacara Kepala Sekretariat Agus Solihin, S.Sos,  Pembaca Doa, Kepala Bir Kemahasiswaan H Komarudin, Drs. M.Pd dan Ajudan Upacara Iwan Nurdiansyah S.Sos. Sementara petugas pengibar bendera dari Resimen Mahasiswa Unswagati.

Sambutan Rektor

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyampaikan Pidato Presiden terkait memperingati Hari Lahir Pancasila yang baru pertama kali dilaksanakan ini. Diantaranya, disampaikan bahwa Pancasila sebagai konsensus yang dilahirkan para pendiri bangsa telah terbukti mempersatukan Indonesia, menjaga kebhinekaan dan menjaga persatuan.

“Mari tetap menjaga Pancasila. Kepada para ulama, para ustadz, para pendeta, pendidik, TNI dan Polri dan semua pihak untuk menjaga Pancasila demi keutuhan bangsa Indonesia,” ujarnya. (mj)

foto bersama pimpinan

Hari Pancasila

 

 

Tes TOEP

Rektor Berikan Reward 10 Besar Peserta Try Out TOEP

CIREBON-Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon memberikan reward kepada 10 besar peserta Try Out Persiapan Tes Bahasa Inggris (Test of English Proficiency) di tingkat Universitas Bagi Siswa SMA/SMK/MA, saat apel Senin (22/5). Kegiatan try Out Tes TOEP tersebut telah diselenggarakan oleh Lembaha Bahasa Unswagati (LBU).

Kesepuluh Siswa tersebut antara lain, Annisa Kusuma Wardani dari SMAN 1 Cirebon dengan nilai skor 523, Izza Nabilatunnisa dari SMAN 1 Cirebon dengan skor 473, Muhammad Afif dari MA Salman dengan skor 453, Afifudin Baliya dari MA Salman dengan skor 450, Randi Jafar Saputra dari SMKN 1 Cirebon dengan skor 443. Ahmad Jamalul Noor dari SMKN 1 Cirebon dengan skor 436, Vivian Dewi SMAN 3 Cirebon dengan skor 420, Ahmad Syahidin dari MA Salman dengan skor 420, Nur Komala Sari dari SMAN 1 Dukupuntang dengan skor 413 dan Safira dari SMAN 8 Cirebon dengan skor 413.

Penyerahan reward tersebut juga bersamaan dengan penyerahan sertifikat, tas dan alat tulis serta voucher pendaftaran di Unswagati.  Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang mendapatkan skor nilai tertinggi, juga kepada LBU yang telah menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi pengenalan Unswagati kepada masyarakat luar. “Selamat semoga kegiatan ini terus dikembangkan oleh LBU,” paparnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Bahasa Unswagati Dian Farijanti, SS. M.Hum menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, Rektor Unswagati, para kepala sekolah dan guru yang turut mendorong siswanya mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatan ini menjadi agenda yang rutin diselenggarakan oleh Lembaga Bahasa Unswagati,” paparnya.(mj)