Tes TOEP

Rektor Berikan Reward 10 Besar Peserta Try Out TOEP

CIREBON-Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon memberikan reward kepada 10 besar peserta Try Out Persiapan Tes Bahasa Inggris (Test of English Proficiency) di tingkat Universitas Bagi Siswa SMA/SMK/MA, saat apel Senin (22/5). Kegiatan try Out Tes TOEP tersebut telah diselenggarakan oleh Lembaha Bahasa Unswagati (LBU).

Kesepuluh Siswa tersebut antara lain, Annisa Kusuma Wardani dari SMAN 1 Cirebon dengan nilai skor 523, Izza Nabilatunnisa dari SMAN 1 Cirebon dengan skor 473, Muhammad Afif dari MA Salman dengan skor 453, Afifudin Baliya dari MA Salman dengan skor 450, Randi Jafar Saputra dari SMKN 1 Cirebon dengan skor 443. Ahmad Jamalul Noor dari SMKN 1 Cirebon dengan skor 436, Vivian Dewi SMAN 3 Cirebon dengan skor 420, Ahmad Syahidin dari MA Salman dengan skor 420, Nur Komala Sari dari SMAN 1 Dukupuntang dengan skor 413 dan Safira dari SMAN 8 Cirebon dengan skor 413.

Penyerahan reward tersebut juga bersamaan dengan penyerahan sertifikat, tas dan alat tulis serta voucher pendaftaran di Unswagati.  Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang mendapatkan skor nilai tertinggi, juga kepada LBU yang telah menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi pengenalan Unswagati kepada masyarakat luar. “Selamat semoga kegiatan ini terus dikembangkan oleh LBU,” paparnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Bahasa Unswagati Dian Farijanti, SS. M.Hum menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, Rektor Unswagati, para kepala sekolah dan guru yang turut mendorong siswanya mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatan ini menjadi agenda yang rutin diselenggarakan oleh Lembaga Bahasa Unswagati,” paparnya.(mj)

 

 

 

Akreditasi IKOM

IKom FISIP Unswagati Raih Akreditasi “B”

CIREBON-Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon membuktikan kepada masyarakat sebagai Universitas yang berdayasaing dengan mengusung Leading In Learning Base On Local Wisdom. Program Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi (IKom) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unswagati yang mendapatkan penilaian dari BAN-PT Predikat B. Penyerahan SK dilakukan pada saat Apel Senin (22/5) pagi di halaman kampus I Unswagati.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) dari Badan Akreditasi nasional (BAN) Perguruan Tinggi dengan Nomor 1215/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2017 tentang Status Akreditasi dan Peringkat Terakreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi Pada Program Sarjana Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Itu setelah sebelumnya pada Desember 2016 dikirimkan borang akreditasi dan dilanjutkan dengan visitasi asesor oleh BAN-PT pada tanggal 16-17 Maret 2017.

Dari standar nilai minimal raihan Predikat A sebesar 360 Ilmu Komunikasi mendapatkan nilai 354 artinya (terakreditasi “B” gemuk) dan ini menunjukkan selangkah lagi Program Studi ini dapat meraih Predikat yang membanggakan dan yang tertinggi yaitu “A”.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP mengaku sangat bangga atas raihan akreditas Prodi IKom FISIP ini dengan raihan akreditasi “B” gemuk. Prof Djohan—panggilan akrab rektor—meyakini IKom akan salah satu prodi yang difavoritkan oleh masyarakat Cirebon. “Raihan ini tentu atas kerja keras jajaran Dekan FISIP Pak Doktor Haji Mukarto beserta jajaran dan Ketua Prodi IKom Ibu Farida Nurfalah yang begitu serius mempersiapkan akreditasi ini,” katanya.

Terpisah, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr.H.Mukarto Siswoyo,M.Si menjelaskan bahwa raihan akreditasi ini merupakan hasil kerja keras dan kerja bersama semua pihak. Terutama, sambung H Mukarto, Program Studi Ilmu Komunikasi yang terus berjuang dan meningkatkan prestasi baik Akademik maupun Sarana penunjang pembelajaran terutama Laboratorium Fotografi, Radio dan yang sangat membanggakan adalah beroperasionalnya Unswagati TV (UTV) sebagai sarana laboratorium dan televisi komunitas.

“Untuk menunjang visi Universitas yang berjejaring global pun Ilmu Komunikasi telah menjalin kerjasama dengan beberapa univeristas luar Negeri terutama Malaysia dan Thailand dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan/akademik seperti Joint Research, Student Exchange, seminar internasional, dan bidang tri dharma lainnya. Dengan raihan nilai sebesar kami sangat yakin akreditasi berikutnya kami akan mendapatkan peringkat A, dan hal ini optimis juga kami akan dapatkan untuk Program Studi Administras Negara yang masih dalam naungun FISIP yang sudah  mendapatkan Akreditasi “B”,” paparnya.

Dekan juga mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada orang tua mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada FISIP Unswagati dengan menitipkan putra/putrinya menuntut ilmu di Unswagati terutama di Ilmu Komunikasi FISIP yang pada Tahun Akademik ini. “Kami masih membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru di Gelombang II dan III,” paparnya.(*)

 

 

 

pts1

Kopertis IV Pembinaan PTS dan Dosen Se-Wilayah Cirebon di Unswagati

CIREBON-Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Dosen PNS serta Dosen Yayasan di Wilayah Cirebon,  Indyamayu, Majalengka dan Kuningan oleh Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IV Jabar dan Banten digelar di Kampus Unswagati, Sabtu (20/5). Kegiatan yang melibatkan 53 PTS serta lebih dari 300 dosen tersebut, dihadiri langsung Koordinatir Kopertis  Wilayah IV Prof Dr Uman Suherman AS, M.Pd, perwakilan APTISI Jawa Barat dan ABP-PTSI Wilayah IV.

Sebagai tuan rumah Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyampaikan terimakaih kepada Koordinator Kopertis Wilayah IV Prof Dr Uman Suherman AS, M.Pd yang telah mempercayakan Unswagati penyelenggara dalam pembinaan para dosen dan PTS di Wilayah Cirebon. Prof Djohan—panggilan akrab rektor Unswagati—juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh pimpinan yayasan, pimpinan perguruan tinggi di Wilayah III Cirebon dalam kegiatan ini.

PTS2

“Kami menyampaikan tahniah kepada semuanya, terutama Kepada Pembina Yayasan Unswagati Bapak Mayjend TNI (Purn) HM irianto, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Bapak H Dadang Sukandar Kasidin beserta jajarannya. Bersama beliau semua Unswagati kini terus berupaya menjadi kampus yang bereputasi nasional, berjejaring global. Dan kini Unswagati meraih akreditasi B, dengan komposisi guru besar 9 orang, lector kepala 37, lector 71, Asisten Ahli  131 dan Tenaga Pengajar 91 orang,” katanya.

Sementara itu, Koordinatir Kopertis  Wilayah IV Prof Dr Uman Suherman AS, M.Pd menyampaikan bahwa penyelenggaraan pembinaan PTS dan dosen ini dalam rangka membangun PTS dan SDM-nya yang berkualitas dengan paradigma yang baru. “Jika dulu dilakukan dengan pengawasan, pengendalian dan pembinaan atau wasdalbin, maka sekarang dengan pembinaan, pengendalian dan pengawasan atau bindalwas. Maka kedepan seluruh dosen akan terus dilakukan pembinaan agar terus meningkatkan jabatan fungsionalnya, pengendalian dan terakhir pengawasan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Prof Uman juga menyampaikan kritik terhadap pendidikan yang ada yang diantaranya, rendahnya relevansi lulusan, melemahnya daya saing bangsa, pengangguran sarjana meningkat. “Ketiga hal tersebut saling berkaitan dan titik tekan dalam masalah itu ialah selain meningkatkan kompetensi juga kedepan harus siap berkompetisi. Termasuk masalah Pilmapres (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi) hanya diikuti 38 peserta dari 38 PTS dan Debat Berbahasa Inggris diikuti 40 PTS. “Kedepan kegiatan tersebut akan dilakukan di setiap regional, baru juara-juaranya ke provinsi,” pungkasnya.

Ditambahkan Prof Uman beberapa hal yabng harus menjadi perhatian kedepan diantaranya persyaratan pendirian/perubahan perguruan tinggi, rencana induk pengembangan (rip), kurikulum, tenaga kependidikan, calon mahasiswa, statuta, kode etik sivitas akademika, sumber pembiayaan, sarana dan prasarana dan penyelenggara perguruan tinggi. Pada kesempatan itu, Ketua ABP-PSTI Drs H Sali Iskandar, M.Si dan prof Moh Yunus mewakili Ketua APTISI Wilayah IV/A yang berhalangan. (mj)

 

Rektor - Kopertis1

Prof Uman: Dosen Unswagati Harus Tingkatkan Jabatan Fungsionalnya

CIREBON-Pembinaan Dosen Kopertis Wilayah IV dan Dosen Tetap Yayasan di Lingkungan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati), Jumat (19/5)  di Auditorium Unswagati berlangsung dengan semarak. Dihadiri ratusan dosen kegiatan tersebut dihadiri langsung Koordinator Kopertis Wilayah IV Jabar dan banten Prof Dr H Uman Suherman AS, M.Pd dan dibuka langsung oleh Rektor Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP.

Rektor Unswagati  Prof Dr Rochanda Wiradinata MP menyampaikan bahwa komposisi dosen di Unswagati  ada 9 guru besar (2,65%), 37 lektor kepala (10,91%), 71 lektor (20,94%), 131 Asisten Ahli  (38,64%) dan 91 Tenaga Pengajar (26,84%). “Komposisi ini terus  berubah karena ada lektor kepala yang akan pensiun. Kami berharap kepada Bapak Koordinator Kopertis untuk memberikan arahan agar dosen-dosen yang ada di Unswagati baik yang DPK maupun Dosen Tetap Yayasan,” katanya.

Sementara itu Koordinator Kopertis Prof Dr Uman Suherman AS, M.Pd menyampaikan selamat kepada Unswagati yang telah meraih akreditasi AIPT “B” dan meraih peringkat 164 Webometrics di Indonesia. Dengan melihat komposisi dosen yang ada, Unswagati sebagai perguruan tinggi yang unggul di wilayah III Cirebon agar terus meningkatkan jabatan fungsional para dosennya.

Rektor - Kopertis3

“Salah satu kekuatan perguruan tinggi adalah SDM baik dosen maupun tenaga kependidikan. Kepada para dosen agar terus meningkatkan jabatan fungsionalnya karena karir yang paling tinggi adalah guru besar. Selain itu, keberadaan dosen yang memiliki jafung tersebut akan berpengaruh bagi prodi, fakultas dan universitas. Jadi integritas dan komitmen sangat diperlukan bagi seorang dosen,” paparnya.

Hadir dalam pembinaan dosen tersebut, para wakil rektor, kepala lembaga, badan dan satuan serta dekan di lingkungan Unswagati. Besoknya, Sabtu (20/5) akan dilakukan pembinaan bagi dosen dan perguruan tinggi di wilayah Cirebon di auditorium Unswagati.(mj)

 

Unswagati-Pajak1

Unswagati Perpanjang MoU Tax Center dengan Kanwil DJP Jabar II

CIREBON- Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) melakukan penandatanganan perpanjangan kerjasama/MoU Tax Center Unswagati dengan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat II, Selasa (16/5). Kegiatan yang digelar di Auditorium Kampus I Unswagati ini bersamaan dengan Kuliah Umum yang diikuti ratusan mahasiwa dari seluruh fakultas yang ada di Unswagati.

Kepala Kanwil DJP Jabar II Drs Adjat Djatnika, MBA mengatakan bahwa memang semua orang tidak suka dengan pajak karena tidak bisa langsung ada kontraprestasinya. Namun demikian, pajak ini sebagai penopang untuk mewujudkan cita-cita pembangunan bangsa.

djp-pajak

“Peran pajak sangat penting untuk menopang pembangunan berbagai infrastuktur yang ada di Indonesia. Demikian juga peran swasta yang berperan serta dalam membangun sarana dan prasarana semakin mendorong. Saya menyambut gembira acara ini, ini sangat bermanfaat bagi perpajakan di Indonesia. Tentunya bagi mahasiswa Unswagati yang lulus dengan bekal ilmu pajak yang tinggi maka tidak akan kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.

Sementara itu Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP saat membuka kuliah umum dan penandatanganan MoU menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pencapaian visi dan misi Unswagati. Unswagati yang memiliki motto kampus ilmiah, mandiri dan religius tentu sangat mendorong kegiatan ilmiah termasuk kegiatan ini.

rektor pajak

“Tak Center Unswagati saat ini mampu memecahkan masalah di masyarakat. Termasuk menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah dan lembaga lainnya. Tentunya, aspek edukasi kepada masyarakat melalui Tax Center sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Melalui acara ini merupakan sebuah kerjasama yang sangat baik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam membayar pajak. Karena kita warga negara wajib membayar pajak untuk meningkatkan pembangunan,” papar rektor.

Ditambahkan rektor bahwa sosialisasi oleh Dirjen Pajak cukup bagus melalui berbagai media dengan menyentuh masyarakat. Dengan lebih banyak dengan ajakan agar masyarakat berkontribusi dalam pembayar pajak yang dengan sendirinya juga peduli dengan pembangunan.

Saat penandatanganan oleh Kepala Kanwil  DJP Jabar II Drs Adjat Djatnika, MBA dan Rektor Unswagati Prof Dr H Richanda Wiradinata MP, disaksikan Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama H Nasir Asman Drs MM, Dekan Fakultas Ekonomi Prof Dr Hj Ida Rosnidah SE Ak MM CA, Kepala Kantor Pajak Pratama Cirebon. Tampak hadir sejumlah pimpinan lembaga dari universitas, para dekan/wakil dekan di lingkungan Unswagati. Pada kesempatan itu juga diberikan bantuan 1 unit komputer untuk Tax Center Unswagati dari pihaj DJP Jabar II.(mj)

 

 

 

bem fisip

BEM FISIP Tangkal Isu Radikalisme dan Anti Pancasila

CIREBON-Seminar Kebangsaan BEM FISIP Unswagati, yang mengangkat tema ”Menangkal Radikalisme dan Anti Pancasila” Rabu (10/5) di ruang Auditorium Kampus I Unswagati berlangsung semarak. Acara tersebut menghadirkan tiga pemateri, yaitu Dekan FISIP Unswagati Dr H Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si. dan perwakilan dari POlres Cirebon Kota, Polres Cirebon Kabupaten dan Kodim 0614 Kota Cirebon.

Wakil Rektor III  Unswagati Dudung Hidayat SH MH mewakili Rektor Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, mengapresiasi kegiatan seminar kebangsaan yang bertemakan tersebut. “Unswagati sangat mendukung kegiatan ilmiah dari mahasiswa. Berkaitan dengan tema-tema kebangsaan ini BEM FISIP Unswagati sebagai garda depan dalam menangkal isu radikalisme dan anti Pancasila di Kota maupun Kabupaten Cirebon dan sekitarnya,” ungkapnya.

bem fisip2

Sementara Dekan FISIP Dr H Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si. menyatakan acara ini digelar untuk membuka pemahaman mahasiswa tentang NKRI, Kebhinekaan dan Pancasila. “Semoga acara ini menambah pengetahuan dan wawasan serta mempertebal kecintaannya kepada Bangsa dan Negara Indonesia. Saya sangat berterimakasih kepada Rektor serta Civitas Akademika Unswagati yang telah memberikan izin kepada mahasiswa FISIP menggelar acara ini,” ungkapnya.(*)

 

pasar seni fisip

Pasar Seni Mahasiwa BEM FISIP Unswagati

CIREBON- Pasar Seni Kampus Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)  Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon digelar di halaman Kampus 3 Unswagati, Senin (8/5). Acara yang dibuka oleh Dekan FISIP Unswagati Dr H Mukarto Siswoyo M.Si tersebut diisi beberapa kegiatan antara lain kuliner, pameran KLISE Fotografi, live musik, donor darah dari PMI Kota Cirebon, serta santunan anak yatim.

Dekan FISIP Dr H Mukarto sangat mengapreasiasi kegiatan Pasar Seni Kampus BEM FISIP. Menurutnya, kegiatan ini merupaka suatu bentuk kreatitas mahasiswa yang berkolaborasi dengan dosen pembina mata kuliah kewirausahaan. “Kegiatan ini tidak boleh berhenti disini karena ini berkaitan dengan mata kuliah sekaligus pengembangan potensi mahasiswa,” ungkapnya.

pasar seni fisip2

Dekan juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menjadi entrepreuner di bidang kreatifitas mahasiswa yang ditekuni, manfaatkankan media sosial untuk mengembangkan kreatifitas di dalam berbisnis, bagi mahasiswa yang serius untuk menekuni bidang ini maka sangat menunjang untuk merencanakan kehidupan di masa yang akan datang.

Selain itu, H Mukarto juga menyambut baik kotak aspirasi mahasiswa sebagai saluran komunikasi yang secara tidak langsung antara mahasiswa dengan civitas akademika Unswagati. “Hasil dari kotak aspirasi tersebut bagi kewenangan fakultas dan kebijakan fakultas akan kami tindaklanjuti sebagai kewenangan dan kebijakan fakultas, untuk kewenagan atau ranah untuk universitas akan kami teruskan dan untuk ranah atau kewenangan yayasan akan kami teruskan,” paparnya.(*)

 

 

ismi2 17

Isra Mi’raj Momentum Tingkatkan Kualitas Sholat dan Akhlak

**Rektor  Ajak Sivitas Akademika Unswagati Maknai Spirit Hijrah

CIREBON- Peringatan Isra Mi;raj Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriyah/2017 M diperingati sivitas akademika Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) dengan menggelar pengajian umum. Kegiatan yang digelar pada Kamis (4/5) malam di  Masjid Nurul Ilmi Unswagati itu, dihadiri berbagai unsur baik yayasan, pimpinan dan ratusan dosen serta karyawan di lingkungan Unswagati.

Dilaporkan Ketua Panitia Isra Mi’raj H Komarudin, Drs M.Pd , mengambil tema “Dengan Isra Mi’raj Kita Tingkatkan  Kualitas Sholat, Iman dan Taqwa dalam Menuntut Ilmu dan Beramal” diisi penceramah KH Maksum Hidayatullah dari Ciwaringin Cirebon. “Momentum peringatan Hari Besar Islam ini kami mengundang yang terhormat Pembina yayasan, pengurus yayasan, pimpinan di lingkungan Unswagati dan para dosen dan karyawan,” ujarnya.

ismi2 17

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP mengatakan pada saat Isra Mi’raj pada saat itu Rasulullah tengah dirundung kesedihan karena baru ditingga Abu Thalib, pamannya dan istri tercinta Khadijah ra, istri yang selama ini mendampingi dakwahnya. Pada tahun duka tersebut Rasulullah diperjalankan oleh Allah SWT.

Memperingati Isra Mi’raj juga bukan semata-mata kegiatan seremonial tetapi memiliki arti penting selain sebagai  syiar agama juga dapat mengilhami nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan pedoman dalam menyempurnakan perjalanan hidup sehari-hari menuju kebahagiaan kehidupan di dunia dan akhirat.

“Isra Mi’raj ini semoga menggerakkan perenungan kita mengenai corak intelektualitas kita ini dijadikan sebagai barometer dalam menilai suatu kebenaran. Ini penting untuk kita lakukan dalam menjaga keimanan kita agar tidak terjadi kegoncangan dan pengikisan. Termasuk bagaimana Rasulullah mengajarkan keteladanan dan motivasi kepada kita dalam menjalankan kehidupan,” paparnya.

Sementara KH Maksum Hidayatullah dalam ceramahnya berpesan agar segenaop sivitas akademika Unswagati  meningkatkan kualitas sholatnya. “Sholat berjamaah itu lebih utama daripada sholat sendirian. Dan dipastikan siapapun sholat berjamaah itu akan diterima sholatnya, tapi kalau sholat sendirian belum tentu karena biasanya saat sholat pikirannya akan kemana-mana. Mulai dari sekarang mari saat mendengar azan langsung kita bersama-sama jalankan sholat berjamaah,” jelasnya.

Dijelaskan KH Maksum, di tengah kondisi bangsa yang begitu banyak masalah ini dari mulai korupsi, narkoba hingga ancaman disintegrasi bangsa hendaknya semua pihak kembali merekatkan keutuhan masyarakat. “Indonesia yang beragam, ribuan suku dan ratusan bahasa, namun bisa bersatu. Maka kita semua hendaknya bersyukur dengan tetap menjaga keutuhan bangsa Indonesia,” paparnya.

 

Hadir dalam Peringatan Isra Mi’raj tersebut Pembina Yayasan Mayjen TNI (Purn) H M Irianto, Ketua Yayasan H Dadang Sukandar Kasidin, pengurus yayasan lainnya, para dekan, kepala badan, lembaga dan satuan bersama dengan ratusan dosen dan karyawan di lingkungan Unswagati . Mereka semua mengikuti pengajian semenjak pukul 20.00 sampai dengan pukul 22.30. WIB. (mj)

Jpeg

Unswagati Dorong Riset Unggulan dan Beri Insentif Publikasi Ilmiah

**Lemlit Unswagati Biayai Riset Hingga Rp25.000.000 Per Penelitian

CIREBON-Berbagai terobosan terus dilakukan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon untuk mendorong peningkatan riset dan publikasi ilmiah. Untuk menunjang kegiatan Riset Unggulan Universitas (RUU) Lembaga Penelitian (Lemlit) Unswagati menggelar Sosialisasi Kegiatan Penelitian yang digelar Selasa (2/5) di Auditorium Kampus I, Jl Pemuda 32 Kota Cirebon.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP saat membuka sosialisasi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Penelitian yang mendapat bantuan dari Unswagati diberinama Riset Unggulan Universitas (RUU) dan dosen yang mempublikasikan pemikiran, gagasan dan hasil penelitiannya diberi insentif dalam bentuk Insentif Publikasi Ilmiah (IPI) dan itu diaur dalam keputusan rektor yang terbaru.

Dijelaskan Prof Djohan—panggilan akrabnya—bahwa dosen pada paradigma sekarang ini harus melakukan penelitian termasuk juga dalam hal peningkatan jabatan fungsional (jafung). Dengan adanya insentif ini semoga akan meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian bagi dosen Unswagati. “Apalagi bagi dosen yang telah mempublikasikan hasil penelitiannya maupun artikelnya melalui jurnal-jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional yang ada, sampai dengan adanya paten atau Hak Atas Kekayaan Intelektual atau HAKI. Hasil penelitian juga akan menjadi bahan ajar di perkuliahan tidak hanya text book, tetapi research based atau berdasarkan penelitian,” katanya.

Rektor menambahkan dosen memiliki tugas utama melakukan pendidikan dan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat serta melakukan publikasi ilmiah. Dengan kegiatan penelitian akan mendorong budaya akademik di kalangan dosen sehingga Unswagati menyediakan dana untuk RUU dan IPI. Untuk kegiatan penelitian evkivalen dengan beban kinerja dosen 2 SKS untuk satu semester. Oleh karena itu dalam satu tahun akademik minimal setiap dosen melaksanakan satu kegiatan pnelitian.

“Kegiatan penelitian dosen dilansakanan minimal oleh dua orang yang terdiri dari peneliti utama dan peneliti pendamping dan alokasi bantuan RUU tersebut antara Rp4.000.000 sampai dengan Rp25.000.000 yang akan diumumkan pada akhir semester Genap tahun akademik 2016/2017 dan dianggarkan pada Rencana anggaran tahun akademik 2017/2018.,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Penelitian Unswagati Cirebon Dr Endang Sutrisno, SH., M.Hum bahwa tahapan dalam RUU ini akan dilaksanakan sesuai dengan skema tahapan yang telah disusun oleh Lemlit Unswagati. Setelah sosialisasi kepada para dosen, katanya, pengajuan usulan proposal penelitian akan dilansakanan pada tanggal 3-31 Mei 2017, Seleksi Administrasi Proposal Penelitian 01-15 Juni 2017, Pengumuman Proposal Lolos Seleksi 19 Juni 2017, Seminar Proposal Penelitian 03-31 Juli 2017, Review Proposal Penelitian dan Penentuan Bantuan Penelitian 01-12 Agustus 2017.

“Setelah Reviw baru akan dilakukan Penandatanganan Kontrak Penelitian 14 Agustus 2017, Pencairan Dana penelitian Tahap 1 (70%) 15 Agustus 2017, Pelaksanaan Penelitian 16 Agustus 2017-01 Maret 2018, Monitoring Kegiatan Penelitian 01-30 Februari 2018, Penyerahan Laporan Akhir Penelitian 01 Maret 2018, Pencairan Dana penelitian Tahap II (30%) 02 Maret 2017 dam Seminar Hasil penelitian 03-31 Maret 2018. Kami berharap semuanya akan berjalan sesuai dengan schedule yang ada sehingga kedepannya akan berlanjut secara gradual,” jelasnya. Hadir dalam pembukaan tersebut, para kepala lembaga, para dekan dan pejabat di lingkungan Unswagati beserta perwakilan dosen dari seluruh program studi yang ada di Unswagati.(mj)

spmb3

810 Pendaftar Gelombang 1 Ikuti SPMB Unswagati

CIREBON– Sebanyak 810 pendaftar pada gelombang 1 pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon mengikuti tahapan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) , Sabtu (29/4). Dari 810 pendaftar tersebut, sebanyak 421 dari Program Penelusuran MInat dan Bakat (PMDK) dan 389 dari program regular dari seluruh fakultas yang ada di Unswagati.

Pelaksanaan SPMB digelar di dua tempat, di auditorium kampus I Unswagati, Jl Pemuda 32 dan di Kampus III di Fakultas Kedokteran Unswagati. Sementara untuk pendaftar PMDK, tidak ikut tes SPMB namun akan tetap menjalani tes wawancara bersamaan pada Hari Selasa (3/5) pekan depan. Dan pengumuman gelombang I pada tanggal 13 Mei 2017.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyambut baik peserta SPMB gelombang I Unswagati yang begitu antusias sejak pagi. “Selamat datang di kampus Unswagati Cirebon. Adeik-adik semua memilih kampus yang tepat di Unswagati karena Unswagati sudah terakreditasi B untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi dan sudah ISO 9001: 2008 sebagai jaminan standar mutu pelayanan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Prof Djohan—panggilan akrab rektor—menitipkan pesan kepada orangtua calon mahasiswa baru yang mempercayakan adik-adik peserta SPMB untuk mendaftar di Unswagati. “Semoga adik-adik semua mendapatkan hasil yang terbaik. Unswagati kini telah memiliki jejaring dengan banyak perguruan tinggi di dalam dan luar negeri sebagai komitmen membangun jejaring global,” jelas rektor.

spmb2

Sementara Ketua PMB yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr Ir Alfandi, M.Si menyampaikan selamat datang kepada para peserta SPMB Unswagati tahun akademik 2017/2018. “Selamat datang di kampus tercinta Unswagati, insyaallah Unswagati menjadi kampus terbaik pilihan adik-adik calon mahasiswa sekalian,” katanya seraya menambahkan untuk pendaftaran Gelombang II PMB Unswagati dibuka dari tanggal 2 Mei sampai dengan 4 Agustus 2017 dan SPMB digelar pada tanggal 5 Agustus 2017. (mj)