zz7kt

Unswagati Sosialisasi Sertifikasi Dosen yang Akan Disertifikat

CIREBON-Universitas Swadaya Gunung Jati(Unswagati) Cirebon menggelar Sosialisasi Sertifikasi Dosen bagi 56 dosen yangakan disertifikasi (DYS) di Aula Hotel Wisma Sunyaragi, Selasa (16/6). Unswagatisebagai perguruan tinggi yang menempati dosen yang terbanyak di KopertisWilayah 4 Jawa Barat.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP dalam sambutannyamenyampaikan bahwa mepetnya waktu ini sebagai ujian bagi perguruan tinggi untukmenyikapi ini. Apalagi dengan tenggat waktu dimana pada tanggal 18 Juni harussudah dilaporkan tentunya kegiatan ini harus diikuti para dosen dengansebaik-baiknya.

“Sertifikasi dosen ini sebagai indikator selain kompetensi yang dimilikiyang diketahui masing-masing dosen saat ini itu sebagai tolok ukur kualifikasidosen. Diantaranya yang menjadi ujian ialah tes kualifikasi akademik san TOEPharus didukung oleh BPA yang kini sudah memiliki Lembaga Bahasa harus turutmendorong kesiapan dosen untuk lulus sertifikasi,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Biro Hukum dan Kepegawaian Harmono, SH MH meski kegiatan inidilaksanakan mendadak namun bisa dipersiapkan dengan baik. Dia jugamenyampaikan terimakasih kepada Rektor Unswagati yang mendukung kegiatan inimeski kegiatannya sangat mendadak. “Semoga seluruh peserta semuanya lulussertifikasi dan akan dilanjutkan pada angkatan berikutnya,” ujar Harmonodidampingi Kabag Kepegawaian Yanto Heryanto, S.Sos M.Si.

Hadir dalam pembukaan kegiatan itu, para wakil rektor, kepala badan, satuan danlembaga di lingkungan Unswagati. Materi sosialisasi diisi oleh dosen yang sudahmengikuti sosialisasi Missi, S.Pd., M.Pd dan Kabag kepegawaian.(*)

xs833

Tingkatkan Fasilitas, Kampus 1 Dibangun 3 Lantai

**Peletakan BatuPertama Sekaligus Buka Puasa Bersama

CIREBON- UniversitasSwadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon terus meningkatkan fasilitasnya untukmenunjang pelayanan kepada mahasiswa. Gedung Kampus I Unswagati, di JalanPemuda. Pihak kampus Unswagati akan membangun ruangan belajar, Aula, danPerpustakaan untuk pengembangan aspek akademik dan standar kampus. RektorUnswagati, beserta jajaran Yayasan Unswagati secara simbolis meletak batupertama di ruang yang akan dijadikan Aula, untuk kegiatan mahasiswa.

Peletakan batupertama ini, untuk pengembangan aspek akademik dan standar kampus, untukmembantu meningkatkan kualitas belajar dan kegiatan mahasiswa. Peletakan batuini, merupakan simbol untuk membangun ruang belajar menjadi tiga tingkat, ruangAula, dan Perpustakaan, kata Rektor Unswagati, Prof DR H Rochanda Wiradinata,MP saat usai peletakan batu di Kampus I Unswagati, Rabu (1/7).

Menurut dia,rencananya pembangunan ini akan memakan waktu sekitar 4,5 bulan. Berkaitandengan proses pembelajaran mahasiswa dalam pembangunan ini, kata dia, prosesipembangunan ini diharapkan tidak mengganggu proses belajarnya, karena itupihaknya mensiasasti dengan mengambil waktu liburan mahasiswa, agar tidakterlalu banyak mengganggu belajar mahasiswa.

Mudah-mudahanpembangunan bisa berjalan sesuai rencana dan tepat waktu, dan semoga pembangunanini bisa meningkatkan kualitas belajar dan kegiatan mahasiswa, ujar dia.

Ground Breaking,Proyek Penataan dan Pengembangan Kampus I Unswagati, dilakukan peletakan batupertama di ruang Aula ini, dilakukan oleh Rektor Unswagati, Rochanda Wiradinata,Ketua Yayasan, H. Asep Dzajuli, Ketua dan Pembina Yayasan, Purn. TNI. H.Kuntara, Pembina Yayasan H. Arifin Mansur, Pembina Yayasan Mochammad Irianto,Pengawas Yayasan, Sudarminto, dan Korem 063/SGJ, Mayor Arhanud Subandi.

 

 

Sementara itu,Ketua dan Pembina Yayasan, Purn. TNI. H. Kuntara dalam sambutannya berharapdapat berjalan sesuai rencana dan pembangunan menjadi tempat yang representatifdan memenuhi persyaratan, untuk meningkatkan kualitas belajar mahasiswa. PihakYayasan dengan menggelontorkan sebesar 6,7 miliar, dengan membangun ruangbelajar yang didepan menjadi tiga tingkat, aula untuk kegiatan mahasiswa danperpustakaan dan nantinya, pembangunan ini bisa memiliki nilai jual, papardia.

 

Untuk mensiasastiagat tidak mengganggu proses belajar mahasiswa, dirinya akan meminjam gedungSMK Kartika dan SMK Veteran untuk pembelajaran. Jadi, nanti ada beberapamahasiswa yang akan belajar disana. Jangan sampai terganggu atau ketingggalanproses pembelajarannya. Rencananya pembangunan ini akan memakan waktu 145hari, dan diharapkan bisa meningkatkan kualitas akademik kampus, dan merangsangmahasiswa untuk tingkatkan belajarnya, tegasnya.(*)

BATU PERTAMA.Rektor Unswagati Prof DR H Rochanda Wiradinata, MP usai meletakkan batu pertamapembangunan kampus 1, di Jalan Pemuda 32, Rabu (1/7)

 

8xx22

Rektor Unswagati Khatib Shalat Ied di Halaman Kampus

CIREBON-Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP menjadi khatib Idul Fitri di halaman Masjid Nurul Ilmi Unswagati, Jumat (17/7). Diawali laporan panitia Dr I. Robia Khaerudin, M.Pd dan shalat diimami Ustadz Mashuri, S.Pd.I ratusan jamaah yang terdiri dari keluarga besar sivitas akademika Unswagati dan masyarakat Cirebon di sekitarnya.

Dalam khutbahnya, Prof Rochanda menyampaikan bahwa inti dari ujian setelah menjalankan ibadah puasa ialah bagaimana perilaku usai lebaran ini. Apakah ada perubahan lebih baik atau tidak, katanya, hal itu sebagai tolok ukur berhasil tidaknya seseorang dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Adanya fenomena sosial dimana munculnya gejala sosial semakin tingginya kebutuhan dan terbatasnya kemampuan kerapkali memunculkan berbagai tindakan buruk. Fitnah, menghalalkan segala cara dan berbagai perilaku yang menjauhkan diri dari pribadi yang taqwa. Padahal kemuliaan manusia terbaik ialah predikat manusia yang bertaqwa sebagaimana disampaikan dalam QS. Al Hujurat: 13. “Yang terpenting bagi umat Islam ialah agar dapat meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, yakni dengan iman dan Islam,” jelasnya.

Prof Rochanda juga berpesan agar kembali berbaik sangka, kompak dalam menjalankan semua kegiatan baik dalam keluarga, masyarakat dan bangsa. Karena hal itu sebagai modal untuk kemajuan segalanya. “Dan yang berikutnya, bagaimana kita bisa menikmati ujian dalam kondisi apapun. Jadikanlah dunia sebagai tempat untuk menanam kebaikan sebagai bekal untuk akhirat,” jelasnya.

Adanya rasa cinta kepada anak-anak, istri dan harta memang telah diperingatkan Allah. Apabila kecintaan terhadap semua itu melalaikan semangat jihad dan dakwah maka hal itu akan menjadi masalah di kemudian hari. “Munculnya fenomena banyaknya orang yang takut makan makanan yang berpengaruh, tapi tidak takut dosa. Padahal Allah senantiasa memperhatikan apapun yang dilakukan,” pesan Rektor yang juga mantan Ketua DKM Nurul Ilmi Unswagati itu.

Terakhir dia berpesan agar memulai ibadah secara bertaha istiqomah. Dan untuk tidak bisa dilupakan ialah bagaimana berbuat baik kepada orangtua. Yakni, jangan pernah nantinya akan memunculkan penyesala di saat orangtua tidak ada. Berbuat baiklah semaksimal mungkin apapun yang bisa diberikan. “Bagi yang memiliki orangtua datangilah dan mengamankan maaf di hadapannya,” pesannya.(mj)

8xzgb

KKN Unswagati 2015

CIREBON-Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan diberangkatkan ke Kab Cirebon, Kuningan dan Majalengka, di GOR Bima, Senin (10/8). Disampaikan Ketua LPM Unswagati Drs Jimmy Hassoloan, MM KKN kali ini diikuti lebih dari 972 mahasiswa.

KKN Unswagati ini, kata Jimmy, sebagai rangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui KKN juga, untuk membentuk mahasiswa yang terampil, memiliki skill bermoral dan peduli dengan lingkungan masyarakatnya menuju SDM yang lebih berdaya.

Sementara Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini akan meningkatkan pemberdayaan di masyarakat baik di bidang pendidikan,ekonomi maupun kesehatan. Kegiatan KKN ini juga akan mendorong sinergitas antara Unswagati sebagai lembaga pendidikan dengan pemerintah daerah dalan meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

“KKN ini akan meningkatkan kemampuan mahasiswa yang selama ini sudah diperoleh di bangku kuliah dengan pengalaman mereka di masyarakat. Tugas bapak dan ibu dosen pembimbing juga dalam rangka suksesnya pelaksanaan KKN ini juga harus dapat dilaksanakan dengan baik. Agar apa yang menjadi tujuan KKN ini dapat tercapai dengan baik sesuai dengan apa yang telah direncanakan,” ujar Prof Djohan–panggilan akrab Prof Rochanda.

Sebagaimana visi Unswagati untuk terwujudnya Unswagati yang bereputasi nasional dan berjejaring global tentunya kegiatan KKN ini menjadi bagian penting yang tak bisa dipisahkan. Rektor juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan pelaksanaan KKN ini semoga dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang diagendakan.

Dalam pelepasan dihadiri pejabat di lingkungan Unswagati, Perwakilan dari BKPP Wilayah III Cirebon, pejabat di lingkungan Kab Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Sebagai simbolis pelepasan Rektor Unswagati menempatkan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa yang akan disebar ke tiga daerah tersebut. Mereka akan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat selama 40 hari.(*)

98jg5

lpm unswagati

CIREBON-Penyerahan Dana Bergulir dari PT Cirebon Electric Power (CEP) bagi UKM dan Penandatanganan MoU Desa Binaan digelar di Balai Pertemuan Desa Waruduwur Kec Mundu, Kamis (13/8). Dilaporkan Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unswagati Drs Jimmy Hassoloan MM, kali ini sebesar Rp50 juta untuk 50 penerima dari 5 desa. Pada tahun ini akan dialokasikan sebesar Rp500 juta dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp350 juta.

Pimpinan PT CEO-PLTU Yusuf Aryanto, menyampaikan apresiasinya kepada Unswagati sebagai perguruan tinggi yang begitu pedulinya kepada masyarakat. Sebagaimana yang telah dijalankan seperti program dana bergulir ini. “Kami selalu berusaha bagaimana untuk terus dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Saat ini ada program pemberdayaan mayarakat PLTU Cirebon,” jelasnya.

Disini PT CEP tidak sekadar memberi sumbangan, namun bagaimana sama-sama memajukan. Program pinjaman ini ialah bagaimana sama-sama berkembang, maju dan sejahtera. “Jadi disini bagaimana agar bapak dan ibu juga memiliki tanggungjawab bersama dalam pemberdayaan masyarakat ini. Jadi bukan masalah uangnya namun manansang lebih besar. Kami akan terus mendampingi usaha bapak dan ibu-ibu agar memiliki usaha yang lebih besar,” jelasnya.

Sementara Wakil Rektor II Unswagati H Acep Komara, Drs., SE., M.Si mewakili Rektor Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP menyampaikan penghargaan kepada PT CEP yang turut memberdayakan masyarakat di sekitar. “Jadi PT CEP ini tidak memberi ikan tetapi memberi kailnya. Ini adalah sebuah terobosan dan langkah yang baik dan tentunya Unswagati sangat mendukung program ini,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan pembinaan, penyerahan dana bergulir tersebut Kepala SPI DR H Santoso, Kepala Biro Kerjasama Hj Dharliana Hardjowikarto, SE SH MM MH, Sekretaris LPM Misbak, M.Ag, Kepala Biro Humas Siti Khumayah, SE SH M.Si, Kabag Kerjasama Yuna Mumpuni Rahayu, S.Pd., MM.Pd, Kabag Pemberitaan Mohamad Joharudin, S.Pd., M.Pd. staf LPM Deden, MP, Siti Maryam, SE MM, kapolsek Mundu dan undangan lainnya. (mj)

bk7ch

Egrang dan Lomba Lainnya Sambut Agustusan Unswagati

CIREBON-Menyemarakkan kegiatan agustusan memperingati Hari Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) akan menggelar berbagai kegiatan lomba. Kegiatan lomba digelar pada Sabtu (15/8). Pada puncaknya pada Senin (17/8) akan digelar Upacara Bendera di halaman kampus 1 dengan melibatkan pimpinan dan dosen sebagai petugas.
Ketua Panitia Kegiatan Dudung Hidayat SH MH menyampaikan dalam agustusan kali ini ada lebih dari 9 lomba. Antara lain, lomba panjat pinang, lomba merias tumpeng, lomba balap karung, lomba egrang, lomba joget balon, lomba makan kerupuk, lomba pukul air, lomba balap kelereng dan goyang pensil.
“Kegiatan ini maksudnya sebagai apresiasi warga sivitas akademika Unswagati menyambut Hari Kemerdekaan. Dengan melibatkan masing-masing fakultas serta lembaga yang ada di Unswagati. Kami berharap kegiatan ini akan diikuti oleh semua elemen yang ada,” ujar Dudung seraya menambahkan berbagai lomba disediakan hadiah untuk kategori putra dan putri.
Pada Upacara 17 Agustus nanti, dijelaskan Agus Solihin, semula Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP sebagai inspektur tahun ini akan digantikan oleh Ketua Yayasan H Asep Djadjuli. “Pak Rektor bersama Pak Jimmy dari LPM Wakil Rektor II H Acep Komara, Pak Dekan FKIP Prof Rozak,  dua dosen senior FKIP Prof Mientarsih dan Pak Fuad Nasir juga akan menerima Satya Lencana di Bandung,” ujarnya.(mj)

 

k6vr2

Hasil Seleksi SPMB Unswagati Gelombang 2

Seluruh civitas akademika Unswagati mengucapkan selamat kepada calon mahasiswa yang dinyatakan lulus dan diterima menjadi mahasiswa Unswagati baik dari jalur Reguler maupun jalur undangan (PMDK) gelombang 2.

Untuk melihat daftar nama, persyaratan registrasi dan cetak surat tanda kelulusan dapat mengunjungi portal PMB (pmb.unswagati.ac.id)

 

z6ys3

Unswagati PoO dengan Undip dan CQU Australia

**ProfAustralia Disambut Sultan Sepuh Kasepuhan

CIREBON-Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati)  Cirebon terus membangunjejaring dengan perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Minggu (23/8) malamdigelar Plan of Operation (PoO) antara Fakultas Kedokteran (FK) Unswagatidengan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan Central QueenslandUniversity (CQU) di Swissbell Hotel . Penandatanganan PoO dilakukan oleh DekanFK Unswagati Dr dr H Affandi, Sp.A dan Prof Jennie Barr disaksikan oleh RektorUnswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP dan Asisten Daerah Kota Cirebon, HJamaludin, S.Sos.

DisampaikanDekan FK Unswagati Dr Affandi bahwa penandatanganan PoO tersebut kedepannyauntuk dijalinnya kerjasama antara FK Unswagati  dengan FK Undip dan FK diCQU. Implementasinya nanti bias dalam bentuk kegiatan pertukaran mahasiswa,pertukaran dosen hingga penelitian dan publikasi bersama. Dengan begitu FKUnswagati pun memiliki kualitas berstandar internasional, kata dokterspesialis anak ini kepada sejumlah awak media.

SementaraRektor Unswagati Prof Dr Rochanda menjelaskan bahwa kerjasama yang dilakukanUnswagati terus dijalin  dengan berbagai lembaga maupun perguruan tinggidi dalam dan luar negeri. Sebelumnya, Unswagati telah berkolaborasi dengan Universitas diMalaysia seperti Universitas Teknologi Mara Kelantan, Universitas Selangor,Kebangsaan Malaysia University dan Universitas di Eropa seperti kami MaastrichtSchool of Management dan Maastricht University di Belanda dan UniversitasPoitiers di Perancis.

Kami akan menginformasikan pada 26 Agustus 2015, Unswagati akan menandatanganiMoU dengan Central Queensland University dan Universitas Diponegoro. Kerjasama inimemungkinkan kita untuk mencapai tujuan kita bersama, ‘mengejarinternasionalisasi pendidikan’. Saya berharap bahwa kerjasama antara FKUnswagati, Undip dan CQU akan berjalan dengan baik, jelasnya.

ProfJennie Barr dari CQU pada malam itu juga menyampaikan pentingnya kerjasamaantar lembaga perguruan tinggi. Dia juga sangat mengapresiasi atas penerimaanUnswagati Cirebon dan masyarakat Indonesia yang begitu ramah menyambut dirinya.Pada Senin (24/8) prof Jennie Barr juga mengisi seminar di RSUD Waled dansiangnya sempat berkunjung khusus ke Keraton Kasepuhan. Prof Jennie Barr, ProfSultana MH Faradz dan Prof Hussein diterima khusus Sultan Kasepuhan Sultan RajaArief Natadiningrat SE.

Padakesempatan itu, Sultan Sepuh Kasepuhan menjelaskan sejarah singkat kesultanandi Cirebon dan menawarkan kerjasama dan penelitian dalam berbagai aspek budayadi Kasepuhan yang disambut antusias para akademisi tersebut dan akanmenindaklanjutinya.(mj)

 

zn9ss

Rektor Buka PKKMB Diikuti Lebih dari 2.000 Mahasiswa

CIREBON-Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) dilakukan oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Djohan Rochanda Wiradinata, MP di The Radiant Hall, Ciperna, Senin (31/8). Dikuti lebih dari 2.200 mahasiswa baru, pembukaan juga digelar resmi dengan sidang terbuka Senat Unswagati yang dipimpin langsung oleh rektor.

Dilaporkan Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unswagati Dr Alfandi, M.Si pada tahun ini terdapat lebih dari 3.700 mahasiswa yang mendaftar. Namun setelah diseleksi akhirnya menerima 2.200 lebih mahasiswa. “Keseluruhan mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, FKIP, FISIP, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik dan Fakultas Kedokteran,” ujarnya.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP menyampaikan bahwa saat ini tidak dikenal lagi istilah lain dalam pengenalan kehidupan kampus berupa Ospek maupun Mabim. Pada tahun ini Kabin diganti dengan istilah Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). “Yang terpenting dalam PKKMB ini ialah tidak boleh ada lagi kekerasan dan perpeloncoan. Melainkan lebih kepada pengenalan kehidupan berbangsa dan bernegara, selain mengenal kehidupan kampus,” jelas Rochanda.

Ditambahkan Prof Djohan–panggilan akrab rektor Unswagati–bahwa Unswagati saat ini menjadi PT dengan mahasiswa terbesar di wilayah III Cirebon. Selain itu, Unswagati juga kini telah menjadi PT yang terdepan dalam administratif untuk PTS di Jawa Barat. “Anda semua tidak salah memilih Unswagati sebagai tempat untuk menimba ilmu. Selamat datang di Unswagati yang terdepan dalam pembelajaran, leading in learning,” imbuhnya disambut tepuk tangan.

Sementara Wakil Rektor III Unswagati Dudung Hidayat SH MH menyampaikan bahwa melalui PKKMB ini tujuan utamanya mengenalkan mahasiswa baru dengan pendidikan tinggi. Untuk itu, pihaknya selaku penyelenggara sudah menyiapkan tim komisi disiplin, pengawas umum yang melibatkan para dosen pembina kemahasiswaan di tingkat fakultas maupun para pimpinan du tingkat universitas.

“Alhamdulillah panitia yang melibatkan mahasiswa serta dosen juga telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Kami juga mengundang pemateri yang akan mengulas tentang local wisdom atau kearifan lokal yang akan dihubungkan dengan dunia keilmuan. Dengan harapan mahasiswa juga akan mengenal tentang nilai-nilai dan kearifan lokal agar mereka lebih mengenal identitas lokal di era global ini,” paparnya. Hadir dalam pembukaan PKKMB Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) H Asep Djadjuli, sekretaris Yayasan H Djojo Junawan SH MH serta undangan lainnya.(mj)

9khv4

Rektor Unswagati Monitoring KKN di Pasawahan

KUNINGAN– Monitoring Kuliah KerjaNyata (KKN) mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon digelardi wilayah utara Kuningan, yakni di Kecamatan Pasawahan, Rabu (2/9). RektorUnswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP beserta rombongan diterimaSekretaris Kecamatan Pasawahan Drs. Dadang Darmadji dan stafnya beserta rombongan mahasiswaUnswagati yang KKN di wilayah Kecamatan Pasawahan.

Rektor Unswagati Prof DR H Rochanda Wiradinata, MP mangakusangat bangga dan mengapresiasi inovasi mahasiswa dalam KKN ini yang mamumelahirkan produk sebagai implementasi onevillage one product sebagaimana yang telah diprogramkan Lembaga PengabdianMasyarakat (LPM . Ini sungguh luar biasa, tiap-tiap kelompok di masing-masingdesa mampu menghasilkan produk yang menunjang perkembangan ekonomi dimasing-masing desa, katanya.

Prof Djohanpanggilan akrabnyamenjelaskan bahwakehadiran mahasiswa KKN yang pada tahun ini disebar di tiga kabupaten yakni diKabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. KKN ini, sambung rektor,  untuk mendorong human development index (HDI)atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Seperti di Pasawahan ini, dengan adanyaproduk-produk unggulan di masing-masing desa, seperti wajik nangka, stiksingkong, dan makanan lainnya yang sudah dihasilkan ini akan meningkatkan dayabeli sebagai salah satu elemen penting dalam HDI selain kesehatan danpendidikan, paparnya disambut tepuk tangan audiens.

Sebelumnya Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan(DPL) Kecamatan Pasawahan Dr H Iman Sungkawa, Ir  MM menyampaikan bahwa pada KKN tahun ini,untuk mewujudkan One Village, OneProduct juga menggelar seminar dan pelatihan dengan melibatkan praktisi. Padakesempatan ini kami mengundang The Diah, pengusaha oleh-oleh dan pengolahmakanan dari Kuningan, ujar Iman.

Sekretaris Camat Pasawahan Drs. Dadang Darmadji mengapresiasiadanya KKN dari Unswagati Cirebon yang mampu melahirkan berbagai produk diwilayah Pasawahan. Adanya produk-produk ini tentunya sangat menunjang danmembantu pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. “Di Pasawahan juga akan adapameran silakan hasil-hasil produk bisa dipamerkan. Dan bagi adik-adikmahasiswa silakan terus agar mengembangkan potensinya,” paparnya.

Turut hadir dalam rombongan tersebut sekretarisYayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) H Jojo Junawan, SH MH, Wakil Rektor(WR) I Dr Alfandi, M.Si, WR II H Acep Komara Drs SE MSi, Kepala LembagaPengabdian Masyarakat (LPM) Jimmy Hassoloan MM, Kepala BPU Drs Amanan, M.Si,Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr I Robia Khaerudin, M.Pd, Kepala BadanPenjamin Mutu (BPM) Dr H Mukarto Siswoyo, M.Si, BPM Kepala Lemlit H Dedi  MKusmayadi, M.Sc, Kepala Biro Kerjasama Hj Dharliana H, SE SH MM MH, Kepala BiroHumas Siti Khumayah SE., SH.,M.Si, Sekretaris LPM Misbak, MSi, Kabag Kerjasama Yuna Mumpuni Rahayu, S.Pd.,MM.Pd, Kepala Bagian Pemberitaan Mohamad Joharudin, S.Pd., M.Pd serta seluruh dosen DPL.(mj)

 

foto: humas

FOTO BERSAMA. Rektor Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP bersama pimpinan Unswagati bersama Sekretaris Camat Drs Dadang Darmadji di aula Kecamatan Pasawahan, Rabu (2/9)