Jpeg

Gandeng IAI, Prodi Pendidikan Ekonomi Bekali Lulusan Kemampuan Akuntansi

CIREBON- Prodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) terus mendorong peningkatan kompetensi lulusan dengan memberikan kemampuan di bidang akuntansi. Seperti yang digelar pada Sabtu (8/4) prodi Pendidikan Ekonomi FKIP menggelar SeminarAkuntansi dan Uji Kompetensi dalam bidang akuntansi oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Jawa Barat.  Sebelum pelaksanaan juga dilakukan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama (Memorandum of Understanding) antara FKIP Unswagati dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Jawa Barat.

Kegiatan yang dibuka Plt Dekan FKIP H Endang Herawan Drs MM diikuti lebih dari 300 mahasiswa serta puluhan dosen di lingkungan Unswagati serta dihadiri Wakil Dekan II Hj Nurani Hartini, Dra M.Hum, Wakil Dekan III FKIP Ferry Ferdianto, M.Pd, Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi Enceng yana, S.Pd., M.Pd,  Sekretaris Prodi Arie Indra Gunawan, S.Pd., MM serta para undangan lainnya.

Jpeg

Jpeg

Pada kesempata itu Ketua Panitia yang juga Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi Enceng Yana, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa seminar yang mengangkat tema tentang Standar Akuntansi Keuangan Ekonomi Mikro dan Kecil Menengah untuk memberikan wawasan bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP. “Ini sudah menjadi agenda rutin bagi lulusan kami harus memiliki SKPI (Sertifikat Keahlian Pendamping Ijazah) berupa Uji Kompetensi Akuntansi dari IAI Jawa Barat,” kata Enceng.

Dijelaskannya bahwa pada seminar tersebut diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa tingkat 4 dan mahasiswa tingkat 3 yang sangat antusias mengikuti  meskipun hanya ditawarkan. “Lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi selain mereka disiapkan sebagai guru ekonomi maupun guru akuntansi mereka juga dibekali keahlian di bidang akuntansi,” jelasnya.

Jpeg

Jpeg

Sementara Plt Dekan FKIP H Endang herawan menyambut baik kegiatan Seminar Akuntansi yang digelar Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP ini. “Melihat kondisi eksisting lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi dimana selain melahirkan guru professional ternyata tak sedikit juga yang bekerja di sector keuangan khususnya perbankan. Dengan adanya seminar ini serta Uji Kompetensi tentunya akan semakin meningkatkan literasi tentang keuangan dan akuntansi sebagai salah satu kompetensi lulusan,” paparnya.

Seminar diisi oleh Ketua IAI Jawa Barat Edi Jaenudin, SE, Ak., M.Si. CA yang pada seminar tersebut sangat menarik menyampaikan materinya berinteraksi dengan peserta. Selain dijelaskan mengenai daya saing lulusan dalam bidang akuntansi juga dipaparkan standar akuntansi untuk Ekonomi Mikro dan Kecil Menengah (EMKM) bagi peserta.  Setelah seminar dilanjutkan dengan Uji Kompetensi yang dilaksanakan selama 2 hari hingga Minggu (9/4)  dan sepekan kemudian hasil Ujikom tersebut akan disampaikan IAI Jabar kepada Prodi Pendidikan Ekonomi.(mj)

Jpeg

Jpeg

 

bahasa inggris2

Prodi Bahasa Inggris Workshop With Peace Corps USA

CIREBON-Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menggelar “Workshop of Language Teaching and Learning with Peace Corps USA” Sabtu (8/4). Kegiatan yang digelar di Kampus 3 Unswagati ini dilaksanakan pada Pukul 09.00-16.00 dengan dibagi 2 sesi yaitu sesi I pkl.09.00-12.00  dan sesi II pkl. 13.00-16.00.

Menurut Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Ratna Andhika Mahaputri, S.Pd., M.Hum kegiatan ini untuk memfasilitasi mahasiswa dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris, sehingga dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris di dalam kelas ketika mengajar, penggunaan metodologi dan strategi mengajar yang tepat.  “Jadi Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengajar Bahasa Inggris,” katanya.

bahasa inggris1

Dijelaskan Ratna didampingi Sekretaris Prodi henadriwanto, S.Pd., M.Pd bahwa kegiatan Workshop ini terselenggara berkat kerjama antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan Peace Corps USA yang merupakan  sebuah lembaga yang berada di bawah naungan Department of  State Amerika Serikat yang menyediakan berbagai kegiatan pelatihan dan pendidikan di berbagai Negara.

“Materi-materi dalam kegiatan Language Teaching and Learning ini antara lain, Classroom management and student behavior. Pada sesi ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan pengelolaan kelas dan perilaku siswa. Sesi ini juga akan menyajikan beberapa strategi dan ide kreatif yang bisa digunakan untuk menangani perilaku siswa dan mendorong partisipasi aktif mereka selama proses pembelajaran berlangsung,” jelasnya.

Selain itu, sambung Ratna, Interactive learning activities yang bertujuan membekali peserta dengan kemampuan untuk merancang dan menjalankan aktifitas pembelajaran Bahasa Inggris yang interaktif sehingga menarik dan mendorong partisipasi aktif semua siswa; dan Lesson design untuk membekali peserta dengan kemampuan untuk mendesain sebuah rencana pembelajaran yang kreatif, menarik, dan komunikatif melalui format yang runut dan sederhana. “Teaching media juga diberikan untuk membekali peserta dengan kemampuan untuk membuat dan menggunakan berbagai media yang relevan dengan pembelajaran,” pungkasnya.(mj)

BIPA

Seminar Internasional BIPA Unswagati Diikuti Peserta dari 7 Negara

CIREBON– Seminar Internasional Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang digelar Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP dan Prodi Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati), Jumat (7/4) berlangsung semarak. Kegiatan yang digelat di Auditorium Kampus I Unswagati itu diikuti ratusan peserta yang diantaranya berasal dari 7 negara. Mereka diantaranya dari tuan rumah Indonesia, Rusia, Madagaskar, Vietnam, Nigeria, Polandia, dan Timor Leste.

Menghadirkan 3 narasumber yakni Dr. Nuny Sulistiany Idris, M.Pd (UPI/Indonesia), Marina Vladimir Flovora Ph.d (Higher Education Specialist From Lomonosov Moscow State University Institute Of Pratical Oriental Studies, Rusia), dan Wang Qun, M.Pd (Head of Indonesia Language and Literature Departemen Xi’an International Studies University, Vietnam). Dihadiri Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, para pimpinan Unswagati, Plt Dekan FKIP Drs H Endang herawan MM, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Mira Nuryanti, M.Pd, para dosen dan undangan lainnya.

Dilaporkan Plt Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unswagati H Endang Herawan Drs., MM  Seminar BIPA ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang materi dan metode pengajaran BIPA, mengimplementasikan hasil lokakarya dalam pengajaran BIPA dan membumikan Unswagati Khusunya khusunya Prodi Bahasa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unswagati ditataran lokal, Nasional dan Internasional. “Sebelumnya kegiatan seminar digelar di UPI Bandung, baru di Unswagati dan berlanjut ke  Jogja dan Solo. Kami juga mengajak kepada seluruh hadirin yang hadir, kepada para guru para siswa  untuk menjadikan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Unswagati menjadi salah satu pilihan terbaik untuk melanjutkan ke jenjang S1 dan S2,” ajak Endang yang menggantikan sementara tugas Dekan FKIP Prof Dr H Abdul Rozak M.Pd yang tengah ibadah umrah.

Bersamaan dengan Seminar Internasional tersebut, digelar juga Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) sebagai sarana uji mengukur kemahiran seseorang dalam berbahasa Indonesia lisan dan tulisan yang telah dikembangkan oleh Badan Bahasa. Melalui UKBI, seseorang dapat mengetahui mutu kemahirannya dalam berbahasa Indonesia tanpa mempertimbangkan di mana dan berapa lama ia telah belajar bahasa Indonesia. “Prodi Diksatrasia FKIP akan meluluskan mahasiswa dan berhak mengikuti sidang skripsi jika minimal berada meraih nilai 578-640 UKBI. Peringkat ini menunjukkan bahwa peserta uji memiliki kemahiran yang tinggi dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulis,” tegas Endang.

Sementara itu Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP mengapresiasi dan menyambut baik Seminar Internasional ini sebagai even kegiatan akademis yang sangat strategis bagi Unswagati dan pengembangan Bahasa Indonesia di dunia. “Seminar BIPA Ini sangat luar biasa, ini menunjukan semakin lama BIPA semakin berkembang. Bagi Unswagati Cirebon ini menjadi kehormatan. Karena setelah digelar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kami menjadi tempat yang kedua,” katanya.

Dijelaskan Prof Djohan—panggilan akrab rektor—bahwa bahasa Indonesia saat ini banyak digunakan di negara-negara luar, bahkan mereka sudah menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa ketiga setelah bahasa negaranya sendiri, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Kegiatan yang dihadiri pemateri dari luar, dua pemateri lulus sebagai doktor bahasa Indonesia dan satunya lagi doktor bahasa Indonesia diselenggarakan di Rusia dalam konteks bahasa Asia-Afrika.
Ditambahkan Djohan, Unswagati diminta dan ditunjuk sebagai penyelenggara seminar internasional. Seminar ini juga, katanya, akan diadakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang bekerjasama dengan kementerian.  “Unswagati Cirebon sangat konsen mengembangkan BIPA. Salah satu buktinya, Unswagati telah memiliki Lembaga Bahasa Unswagati (LBU) yang akan melakukan Test of English as a Foreign Language (TOEFL) dan Bahasa Indonesia dengan  Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).

bipa narsum

Salah satu pembicara seminar, Nuny Sulistiany Idris membeberkan, bahasa Indonesia itu bukan hanya diminati dan dipelajari dosen atau intelektual saja, akan tetapi para pelajar pun turut serta mempelajari bahasa Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan pemerintah Rusia dengan Indonesia melakukan kerjasama pertukaran pelajar dengan nama Youth Ambasador (Duta Besar Muda), termasuk negara Australia pun melakukan kerjasama dengan pertukaran guru.
“Kalau ingin mengajar bahasa Indonesia di luar negeri, googling saja dilaman Kemendikbud Sekolah Indonesia Moskow (SIM), tetapi ketika diluar selain harus menguasai bahasa, tentu harus juga dibekali wawasan kebangsaan,” tutupnya.

Sementara Marina Vladimir Flovora dan Wang Qun pada kesempatan itu menyampaikan bagaimana perkembangan Bahasa Indonesia disana. Dia juga mengungkapkan berkaitan dengan kualifikasi pengajar Bahasa Indonesia, mulai dari lulusan magister hingga doktor. “Di Rusia untuk pengajar Bahasa Indonesia di Universitas itu lulusan magister hingga doctor. Karena masih sedikit lulusan magister banyaknya, kedepan lulusan doktor,” jelasnya. Hal senada juga disampaikan Wang Qun bahwa kualifikasi pendidikan pengajar di perguruan tinggi minimal magister. (mj)

a

Rian dan Panji, Mahasiswa FE Unswagati Juara 2 dan 3 Lomba Pasar Modal Jawa Barat

CIREBON-Tim Galeri Investasi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon berhasil menyabet juara 2 dan 3 dalam ajang Game Investasi Pasar Modal yang diadakan oleh OJK Bandung, Kamis (30/3). Kompetisi yang diikuti oleh 165 peserta dari 30 perguruan tinggi yang ada di wilayah Jawa Barat. Tim yang dibina oleh Dosen FE Moh Yudi Mahadianto SE MM ini memboyong penghargaan di Game Investasi Pasar Modal sehari sebelumnya juga berhasil dengan gemilang meraih Juara I se Wilayah 3 Cirebon yang diadakan di Kampus Unswagati..
“Alhamdulillah berkat doa semuanya Tim Geleri Unswagati Fakultas Ekonomi Juara 2,Rian Herdiana Prodi Manajemen Tingkat 4 dan Juara 3 Panji Subagro Prodi Akuntansi Tingkat 2. Salah satu dari mereka mewakili Jawa Barat untuk kompetisi Nasional di OJK tanggal 10 Agustus 2017 mendatang di Jakarta,” katanya.
Atas prestasi tersebut, selaku pembina Yudi menrasa bersyukur. Baginya hal itu sangat membanggakandan siap berkompetisi di jenjang Nasional, “Ini merupakan bentuk nilai lebih bagi Mahasiswa Unswagati sehingga bisa mengharumkan nama Perguruan Tinggi di wilayah Cirebon khususnya Universitas Swadaya Gunung Jati,” jelasnya.

juara juga
Sebelumnya saat digelar di Aula Unswagati di Jalan Pemuda, mahasiswa yang tergabung dalam Galeri Investasi memanangkan kompetisi Stocklab Game tingkat mahasiswa Wilayah 3 Cirebon. Galeri Investasi Unswagati berhasil menyabet Juara 1, disusul oleh Uniku yang menempati juara 2, dan STIE Al Islah sebagai juara 3.
Pada kesempatan itu dihadiri oleh 10 perguruan tinggi dengan jumlah peserta 50 orang dan berjalan meriah dan penuh antusias para peserta dan pendukung masing-masing perwakilan.Kompetisi Stocklab Game ini diadakah atas kerjasama OJK dan Unswagati tepatnya Fakultas Ekonomi.(mj)

Sultan sepuh

Sultan Arief:  Dosen dan Karyawan Harus Bersama-sama Majukan Unswagati 

CIREBON – Pembinaan kelembagaan kepada seluruh dosen dan karyawan di lingkungan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) menyusul program 100 hari pengurus Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) digelar di Auditorium Kampus I Unswagati, Sabtu (1/4). Dihadiri oleh Pembina YPSGJ PRA Arief Natadiningrat SE, Wakil Ketua YPSGJ Prof Dr H Suherli M.Pd, Rektor Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata, MP para dekan, para kepala badan dan satuan di Unswagati dan lebih dari 500 pegawai  dari dosen dan karyawan.

Pada kesempatan itu, Pembina YPSGJ Pra Arief Natadiningrat SE menyampaikan terimakasih kepada seluruh pegawai, para dosen dan karyawan di lingkungan Unswagati yang selama ini telah mengabdikan diri untuk memajukan Unswagati.  “Unswagati ini bukan milik pribadi-pribadi, bukan pembina, pengurus yayasan, rektor dan lain-lain melainkan milik kita semua. Jangan ada kelompok-kelompok, karena suku ataupun lainnya. Semua harus kompak bersama-sama memajukan Unswagati,” pungkasnya.

pegawai

Sementara Wakil Ketua  YPSGJ Prof Dr Suherli Kusmana, M.Pd menyampaikan pesan dari Ketua YPSGJ H. Sukandar yang mendadak ada tugas penting ke Singapura.  Disampaikan Prof Suherli, agar seluruh karyawan menunjukkan kekompakan dan kebersamaan, menjunjung tinggi akhlakul karimah, dan seluruh pegawai agar taat dan patuh kepada kebijakan Rektor Unswagati selaku pelaksana seluruh kebijakan yayasan. “Sekarang ini sudah tegas mana antara kewenangan yayasan mana kewenangan universitas. Silakan universitas mengembangkan dirinya,” pungkasnya.

Rektor Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP menyampaikan terimakasih kepada Pembina Yayasan YPSGJ Sultan Sepuh PRA Natadiningrat SE yang telah memberikan begitu banyak pesan yang substansial bagi pengembangan kemajuan  Unswagati kedepan. “Kemana Unswagati menuju? Yang disampaikan Pak Sultan itu menjadi target dan cita-cita kita, tentunya meskipun Unswagati saat ini sudah terakreditasi B untuk institusi perguruan tinggi, ISO 9001: 2008 dan lain-lain kita tetap tidak boleh puas diri. Mari bersama-sama menjalankan peran dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai dosen dan karyawan Unswagati,” pungkasnya.(mj)

sultan foto bersama

 

 

mapres17

Tiga Mahasiswa Berprestasi Unswagati Terima Penghargaan

CIREBON-Tiga mahasiswa berprestasi (Mawapres) Tingkat Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menerima penghargaan dari Rektor Unswagati pada apel Senin  (27/3). Setelah melalui proses penjaringan dari seluruh fakultas di Unswagati, akhirnya terpilih tiga mahasiswa  berprestasi. Juara I Isna Silvia mahasiswa prodi Pendidikan Matematika, juara 2 Lia Dahlia  mahasiswa Prodi  Pendidikan Bahasa Inggris dan juara 3 Sheila Gita Aprilia mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyampaikan selamat kepada tiga mahasiswa berprestasi yang terpilih dan secara kebetulan dari FKIP. “Saudara Isna Silvia yang meraih juara 1 pada ajang mahasiswa berprestasi ini sebelumnya memiliki prestasi sebagai juara lomba esai tingkat nasional di Universitas Trunojoyo. Artinya secara akademis prestasi mahasiswa kita pun mampu berkompetisi dengan mahasiswa lainnya,” kata Prof Djohan—panggilan akrab Rektor Unswagati.

Di sela-sela apel tersebut, ketiga mahasiswa berprestasi diberikan hadiah piagam dan uang pembinaan. Khusus untuk Juara 1 yakni Isna Silvia mendapatkan 1 unit notebook (laptop) dan juara 2 dan 3 uang pembinaan dari universitas. Penyerahan piagam dan hadiah diberikan Rektor Unswagati Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP dan Waki Rektor III Unswagati Dudung Hidayat SH MH.

mapres17b

Wakil Rektor III Unswagati Dudung Hidayat didampingi Kepala Biro Kemahasiswaan H Komarudin, M.Pd menyampaikan sebelumnya pihak WR III telah melakukan seleksi dari berbagai fakultas dan menghasilkan 6 mahasiswa. Setelah diseleksi lagi akhirnya mendapatkan 3 mahasiswa.  “Untuk mahasiswa berprestasi ini memang sangat spesial karena salah satu syaratnya mahasiswa tersebut harus sudah memiliki prestasi baik di bidang kurikuler atau akademik maupun prestasi lainnya. Selanjutnya juara 1 akan mengikuti lomba di tingkat kopertis wilayah IV Jabar dan Banten. Mawapres ini adalah kegiatan paling bergengsi. Semoga Isna akan mampu membawa nama baik Unswagati,” pungkasnya.

Sementara Isna Silvia yang akan berangkat mewakili Unswagati ini mengaku dirinya sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang pemilihan mahasiswa berprestai itu. “Insyaallah saya akan berusaha yang terbaik untuk Unswagati. Mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar Unswagati, teman-teman di lembaga penalaran dan kelimuan  Unswagati serta YLP2MI , komunitas  mahasiswa peneliti lainnya,” papar putrid pasangan Darmin dan Khodijah itu.(mj)

pelantikan yayasan

Pengurus Baru Yayasan Unswagati Dilantik

CIREBON- Pengurus Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Cirebon periode 2017-2022 dilantik oleh Ketua Dewan Pembina Letjen TNI (Purn) H Kuntara, Selasa (21/3) di Hotel Zamrud. SK Pengurus YPSGJ Dewan Pembina oleh salah satu anggota Dewan Pembina PRA Arief Natadiningrat, SE. Susunan pengurus baru, YPSGJ antara lain Ketua H. Sukandar, Wakil Ketua Prof Dr Suherli, M.Pd, Sekretaris Hj Djuariah, SH MH, Bendahara Hj Dharliana, SE SH MM MH. Usai dilantik juga dilakukan serah terima jabatan dari Ketua YPSGJ yang lama H Asep Djadjuli kepada Ketua yang baru Dadang Sukandar, sekaligus penyerahan dokumen yayasan.

Sambutan Ketua lama H Asep Djadjuli mengapresiasi kinerja rektor sebelumnya Dr H Djakaria Machmud SE SH M.Si yang telah membangun infrastruktur, lonjakan mahasiswa dan peningkatan kesejahteraan dosen. Kemudian kepada rektor yang baru Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP kini Unswagati meraih akreditasi institusi dengan peringkat “B”.

Asep Djadjuli menyampaikan beberapa rekomendasi untuk yayasan kedepan. Pertama, pembangun ruang kuliah FKIP, Kedua pembuatan lahan parkir bertingkat di kampus 1 selain basement. Ketiga, pembangunan Fakultas Kedokteran (FK), keempat pembangunan RS Pendidikan, kelima pengembangan Badan Pengembangan Usaha (BPU) Yayasan. “Kami mohon maaf atas kekurangan yang ada selama ini dan semoga kedepan akan lebih baik,” ujarnya.

Ketua Yayasan yang baru H Sukandar menyampaikan terima kasih kepada dewan pembina yang telah memberikan kepercayaan. Kedepan menjadi pekerjaan besar bagi pengurus yayasan untuk memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya.

Beberapa program dalam 100 hari kedepan, katanya, konsolidasi internal pembenahan dan penataan kelembagaan. Fungsi dan kewenangan yayasan dan lembaga harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku dan harmonis. “Kerjasama tidak akan Terjadi kalau orangnya mendahulukan kepentingan. Jika menjalankan amanah ini karena Allah maka sebelum menjalankan juga akan memberikan kedamaian. menjalankan amanah harus dengan penuh dengan keikhlasan dan menunjang sinergi antara yayasan dengan universitas,” katanya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Dadang ini mengajak untuk menjalankan amanah menjadikan keharmonisan jangan karena pamrih tapi karena berbuat baik untuk Unswagati dalam menjalankan tugas-tugas tersebut. “Marilah bersama-sama besarkan Allah di hati kita sehingga dapat menjalankan manajeman dengan membuat rencana induk yayasan dalam bentuk rencana kerja tahun 2017-2018 termasuk menjalankan pengembangan usaha. dan ketiga konsolidasi eksternal baik dengan pemda di wilayah Cirebon untuk mewujudkan kerjasama termasuk merealisasikan Unswagati sebagai PTN sebagaimana harapan masyarakat. Semoga Allah melimpahkan anggarannya dan ridho bagi kita semua,” jelasnya.

pelantikan yayasan2

Sambutan pembina YPSGJ oleh salah satu pembina Letjend (purn) TNI H Kuntara menyampaikan terimakasih kepada pengurus yayasan yang lama, dan selamat kepada pengurus yayasan yang baru. “Semoga kedepan Unswagati akan lebih baik dan lebih sempurna sebagaimana komitmennya agar membawa Unswagati lebih baik,” pesannya.

Sedangkan Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP berharap dengan pengurus yayasan yang baru ini, pihaknya selaku pelaksana kebijakan yayasan di Universitas meyakini Unswagati kedepan akan lebih baik. “Memang banyak PR bagi Unswagati meskipun sekarang sudah meraih akreditasi B, diantaranya harus memperbanyak dosen yang memiliki jabatan fungsional lektor kepala, sarana dan prasarana akademik dan pengembangan kampus yang diharapkan ditopang dari pengembangan usaha yang dibentuk oleh yayasan,” tandasnya.(mj)

Visitasi IKOM

Dekan FISIP Unswagati, Targetkan Akreditasi “B” untuk Prodi Ilmu Komunikasi

CIREBON-Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Dr H Mukarto Siswoyo, M.Si menargetkan akreditasi minimal dengan predikat “B”  untuk Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom).  Itu disampaikan Mukarto usai visitasi akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) , untuk Prodi Ikom yang kini telah memiliki Studio TV “Unswagati TV” tersebut.

“Dengan persiapan jauh-jauh hari, melengkapi berbagai persyaratan dan perkembangan Ikom yang terus progres. Kami berharap dan optimis akan mendapat peringkat akreditasi yang bagus. Mudah-mudahan bisa mendapat A atau minimalnya B sebagai wujud peningkatan karena semenjak tahun 2014 prodi ini masih C akreditasinya,” kata pria asli Desa Budur Kabupaten Cirebon ini seraya menambahkan  dalam visitasi tersebut, prodi IKom terdapat dua orang asesor yakni Muhammad Nadjib dan Catur Suratnoaji dari BAN PT.

Dia menjelaskan dengan persiapan yang sudah dilakukan semenjak setahun sebelumnya, kelengkapan boring akreditasi, keberadaan sumberdaya manusia (SDM) dosen yang memadai, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menghimpun mahasiswa dalam bidang fotografi serta adanya laboratorium broadcasting yakni memiliki “Unswagati Televisi” itu sebagai hal yang diupayakan. “Universitas selama ini sangbat mendukung peningkatan sarana untuk menunjang kualitas Prodi Ikom. Kami yakin ini akan menjadi salah satu prodi favorit,” jelas Dr Mukarto.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menambahkan bahwa dengan proses reakreditasi IKom Fisip Unswagati ini, dirinya menaruh harapan yang besar bahwa prodi itu akan mendapatkan predikat yang baik. Di mata rektor Prodi IKom kedepan akan sangat diminati oleh masyarakat. “Saya sangat yakin dengan kesiapan Pak Dekan dan jajarannya ini Ikom Fisip Unswagati akan meraih predikat yang bagus pada akreditasi oleh BAN PT ini. Minimal bisa dapat B,” harapnya.

Sementara itu salah satu asesor, Muhammad Nadjib menyampaikan bahwa hasil visitasi tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada validator di BAN PT untuk diverifikasi dan dinilai. “Hasilnya akan dapat diketahui antara dua minggu sampai sebulan kedepan. Tentunya akan dilakukan koreksi juga dari visitasi ini dan hasil koreksian akan menjadi acuan apakah sesuai tidak antara apa yang ada di borang dan kenyataan fisiknya. Hasilnya bagaimana itu sesuai dengan penilaian yang ada,” paparnya.(mj)

 

Mancing Unswagati-bjb1

Sivitas Akademika Unswagati Mancing Bersama bjb

CIREBON-Sivitas akademika Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati)  dengan Bank Jabar Banten  (bjb) Cirebon menggelar kegiatan mincing bersama di Pemancingan Telaga Cipayung Desa Cirea Kecamatan Mandirancan Kabupaten Kuningan, Minggu (19/3).  Diikuti peserta sebanyak 57 orang dari seluruh perwakilan unit dan lembaga di lingkungan Unswagati serta puluhan peserta dari puluhan pegawai bjb Cirebon.

Wakil Rektor II Unswagati H Acep Komara, Drs SE M.Si mewakili Rektor Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP yang tengah tugas keluar kota, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan lomba mancing  bersama ini sebagai sarana meningkatkan silaturahmi dan hubungan baik antara Unswagati dan bjb. “Semoga saja kerjasama yang selama ini sudah terjalin akan lebih baik lagi,” pesannya.

Manving Unswagati-bjb2

Sementara menurut perwakilan bjb yang juga Pimpinan bjb Kantor Kas Unswagati Eka Megawati menyampaikan bahwa kegiatan lomba mancing ini semoga dapat semakin mempererat kerjasama antara bjb dengan Unswagati. “Unswagati ini merupakan salah satu nasabah prioritas bjb tentunya kami sangat senang bekerjasama dengan seluruh keluarga besar Unswagati,” ujarnya.

Dalam lomba mancing tersebut, untuk juara kategori 2 ikan indukan terbarat juara 1 Yanto Heriyanto dengan berat 1,86 Kg, kedua diraih H Komarudin, M.Pd 1,53 Kg dan ketiga Widodo Susetya SE 1,52. Sedangkan untuk ikan terbanyak, juara 1 Deden, M.P sebanyak 13 ekor, juara 2. Fariz 12 ekor dan juara 3 yayan dengan 11 ekor. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.00 dan dilanjutkan makan siang dan ramah-tamah.

Mancing Unswagati-bjb3

Para pimpinan lain yang juga ikut dalam kegiatan mancing tersebut, Wakil Rektor I Dr Alfandi M.Si, Wakil Rektor III Dudung Hidayat SH MH, Kepala LPM Jimmy Hassoloan Drs MM, Kepala BPA Dr I Robia Khaerudin, Kepala Lemlit Prof Dr Suherli M.Pd serta para pejabat lain mulai dari kepala biro, kepala bidang dan kepala bagian. (mj)