pm2

Masyarakat Serbu Pasar Murah Ramadhan Unswagati **Jual Sembako dengan Harga Subsidi, Santunan 1.800 Paket

CIREBON-Masyarakat di Kota dan Kabupaten Cirebon menyambut antusias Pasar Murah Ramadhan yang digelar Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) Selasa (21/6) di halaman Kampus I Unswagati, Jl Pemuda 32 Kota Cirebon. Seluruh stand bazaar yang digelar dari seluruh fakultas dan pascasarjana yang menyediakan berbagai barang kebutuhan bahan pokok dan kue lebaran diserbu masyarakat yang sudah menunggu sejak pagi sebelum kegiatan pembukaan.

Dilaporkan Ketua Panitia Pasar Murah, Hj Enny Suhaeni Affandi, MM., M.Kes, pada Pasar Murah Ramadhan Unswagati tahun ini, menyediakan berang kebutuhan berupa sembako, bumbu, kerupuk, mi instan, minyak goreng, telur dan lain-lain.  Kemudian untuk, Santunan Ramadhan, sebanyak 1.800 paket juga sudah disiapkan untuk disebar di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon.

pm3Sementara Ketua IKU Unswagati Hj Riseu Ika Gartika Djohan menyampaikan bahwa kesalehan tidak hanya dalam bentuk formal tampilan saja namun dalam bentuk lain. “Dalam Islam keimanan dan kesalehan adalah sesuatu yang integral yang tak bisa dipisahkan. “Mudah-mudahakn Pasar Murah dan santunan dari keluarga besar Ikatan Keluarga Unswagati memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Cirebon,” jelasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cirebon Hj Ayu Sunjaya juga mengapresiasi kegiatan Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Unswagati. Kegiatan ini, turut membantu mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran di tengah adanya kenaikan berbagai kebutuhan masyarakat. “Ini sangat membantu menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” tuturnya.

Rektor Unswagati Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata, MP sejalan dengan tema “Pasar Murah sebagai Wujud Kesalehan Sosial Sivitas Akademika Unswagati” menegaskan bahwa puasa sebagai ibadah yang memancarkan hikmah bukan saja untuk pembinaan individu maupun iklim sosial. “Sivitas akademika Unswagati sejak tahun 2005 terus memanfaatkan momen ibadah Ramadhan ini dengan berbagai kegiatan positif termasuk menyantuni fakir miskin dan kaum dhuafa sejalan dengan wasiat Sunan Gunung Jati Ingsun TItip Tajug lan Fakir Miskin,”  ujar rektor.

pm1Ditambahkan Rektor saat ini harus ada dekonstruksi pemahaman sumbangan/santunan dalam benak umat Islam, jika sebelumnya “karena belas kasihan” menjadi “ada hak di dalam harta kita bagi mereka” yang membutuhkan. “Dalam budaya Islam sumbangan juga sebagai kebaikan terhadap sesama manusia yang melonggarkan kesusahan orang lain, menutupi aib dan menjaga orang lain dari berbuat dosa dan Allah SWT senantiasa akan menolong hamba-Nya selama ia menolong saudaranya,” imbuh Prof Djohan—panggilan akrabnya.

Hadir dalam pembukaan Pasar Murah Ramadhan tersebut, Kepala BKPP Wilayah III Cirebon Dr E. Affandy, Istri Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny Hj Asep Dedi, Wakil Ketua DPRD Kab Cirebon Hj Yuningsih, M.Si, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Letkol (Purn) H Asep Djadjuli, Dandim 0614 letkol Inf Suharna Zunam, pimpinan perbankan, beserta undangan. Seratusan perwakilan dari warga penerima santunan juga turut hadir menyaksikan.(mj)

foto: m joharudin/humas unswagati

MENINJAU. Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP beserta Ketua Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) Hj Riseu Ika Gartika Djohan mendampingi Ketua TP PKK Kab Cirebon Hj Ayu Sunjaya saat meninjau stan Pasar Murah Ramadhan Unswagati, Selasa (21/6).