72 Mahasiswa Luar Jawa Pilih UGJ Sebagai Tempat Program PMM

72 Mahasiswa Luar Jawa Pilih UGJ Sebagai Tempat Program PMM

Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, kedatangan mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch 2 tahun 2022 di auditorium kampus 1 Senin, 3 Oktober 2022. sebanyak 72 mahasiswa berasal dari 34 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia hadir.

Penyambutan mahasiswa PMM berlangsung meriah, dengan berbagai penampilan tari tradisional dari mahasiswa UGJ. Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh Rektor UGJ Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si beserta para wakil rektor, para kepala Badan, Lembaga, para Dekan dan Direktur Sekolah Pasca Sarjana.

Rektor UGJ merasa bangga menerima, dan menyambut kehadiran para mahasiswa PMM2 di kampus kebanggan orang Cirebon. Ia juga mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang terpilih dalam program PMM bach 2, sehingga jangan menyia-nyiakan kegiatan ini, pesannya.

“Kalian akan saling mengenal, saling melebur, kemudian akan mempunyai pengalaman luar biasa tentang kebhinekaan. Tidak salah kalian memilih UGJ, untuk bertukar pengalaman, dan bertukar budaya” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr. H. I. Robia Khaerudin, M.Pd, selaku leading sektor kegiatan PMM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan PMM memberikan pengalaman kuliah pada perguruan tinggi lain dan pengalaman kebhinekaan dengan kegiatan modul Nusantara.

“Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch 2 tahun 2022 akan diisi dengan Kegiatan kemasyarakatan, seperti mengunjungi situs budaya yang berada di wilayah Cirebon” imbuhnya.

“Ada 72 mahasiswa dari 34 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang mengikuti PMM2 kali ini, diantaranya Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Yashafa Aceh 1 orang mahasiswa, STKIP Muhammadiyah Muara Bungo Jambi 1 orang mahasiswa, STKIP PGRI Sumatra Barat 1 orang mahasiswa, Universitas Cokroaminoto Palopo Sulawesi Selatan 1 orang, Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Sumatra Utara 2 orang, Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara 1 orang, Universitas HKBP Nommensen Medan 1 orang, Universitas Islam Riau 4 orang, Universitas Jambi 1 orang, Universitas Katolik Santo Thomas Medan 1 orang, Universitas Malikussaleh Aceh 4 orang, Universitas Medan Area 1 orang, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung 2 orang, Universitas Muhammadiyah Lampung 1 orang, Universitas Muhammadiyah Metro Lampung 4 orang, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan 1 orang, Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara 1 orang, Universitas Mulawarman Kalimantan Timur 1 orang, Universitas Muslim Indonesia Makassar Sulawesi Selatan 1 orang, Universitas Negeri Gorontalo 3 orang, Universitas Negeri Makassar 11 orang, Universitas Negeri Medan 2 orang, Universitas Negeri Padang 1 orang, Universitas Nusa Cendana Nusa Tenggara Timur 3 orang, Universitas Palangka Raya Kalimantan Tengah 1 orang, Universitas Pasir Pangaraian Riau 2 orang, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Papua Barat 1 orang, Universitas Prima Indonesia Medan 1 orang, Universitas Sam Ratulangi Manado Sulawesi Utara 1 orang, Universitas Samudra Aceh 3 orang, Universitas Sulawesi Barat 1 orang, Universitas Sulawesi Tenggara 2 orang, Universitas Sumatra Utara 1 orang, Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah 9 orang” jelasnya.