Pos

juara dies 17b

Rektor Apresiasi Juara Lomba 55 Tahun Unswagati

CIREBON-Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP mengapresiasi seluruh sivitas akademika yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan lomba menyambut ulang tahun ke-55 Unswagati. Bersamaan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional, Selasa (17/1) di halaman kampus diumumkan juara-juara lomba sekaligus pembagian hadiahnya.
juara dies 17a
Untuk juara Turnamen Futsal antar karyawan/dosen juara 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Juara 2 Fakultas Ekonomi, Juara 3 Universitas. Untuk kategori antar mahasiswa putra juara 1 Fakultas Ekonomi, Juara 2 FKIP, dan Juara 3 Fakultas Teknik dan ketagori mahasiswa putri juara 1 FKIP, Juara 2 Fakultas Kedokteran, dan Juara 3 Fakultas Teknik. Masing-masing selain mendapat piala juga mendapatkan uang pembinaan Juara 1 Rp700.00o, Juara 2 Rp600.000 dan Juara 3 Rp500.000.
Juara Dies-17Bola
Sedangkan untuk Lomba Turnamen Sepakbola antar SMA/SMK se- Wilayah Zona III KOPERTIS Wilayah 1V Jabar dan Banten Juara 1 SMK Al- Jabar Ciledug, Juara 2 SMAN 1 Jamblang Kab Cirebon dan Juara 3 SMAN 1 Jatitujuh Majalengka. Seluruh tim mendapatkan piala dan uang pembinaan Juara 1 Rp3.000.000, Juara 2 Rp2.000.000 dan Juara 3 Rp1.000.000. selain itu dua pemain selaku Top Scorer diraih Saeful Anam SMK Al- Jabar dan Angger W SMA N 7 Cirebon juga mendapatkan uang pembinaan.

Dari Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Dosen Tahun 2016 pada Hari Sabtu, Tanggal 30 Desember Tahun 2016 di ruang Rapat Unswagati Lantai 3 Kampus 1 Jl. Pemuda No. 32 Cirebon setelah dilakukan penilaian oleh tim juri Dr. H.I Robiah KH,M.Pd, Dr. Achmad Faqih,SP.,MM dan Dr. Junaedi Noer, SE MM atas isi makalah dan presentasi makalah memunculkan tiga orang juara.

Juara 1 diraih Ratna Andhika Mahaputri, M.Hum dari FKIP dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan judul makalah “Membangun Keterampilan Berfikir Kritis Melalui Aktivitas Riset dalam Kegiatan English Debate (Studi Kasus Pada Mahasiswa Tingkat 2 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unswagati )” dengan skor 87,2, Juara 2 diraih Dede Tri Kurniawan FKIP/Pendidikan Matematika dengan Judul Makalah “Pengembangan Kurikulum Fisika Orientasi Literasi Grafis Matematika untuk Calon Guru Matematika dengan Skor 85,7.

Untuk Juara 3 diraih Agi Syarif Hidayat, SE MM dari Fakultas Ekonomi/Prodi Manajemen dengan Judul Makalah “Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis penilitian dan pengabdian pada masyarakat” dengan skor 81. Ketiganya masing-masing mendapatkan uang pembinaan dari Rektor Unswagati dengan besaran, Juara 1 Rp2.000.000, Juara 2 Rp1.250.000 dan Juara 3 Rp750.000.

Pada kesempatan itu, Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Dies Natalis ke-55 Unswagati. “Ini semangat yang luar biasa dari para dosen yang ikut lomba karya tulis ilmiah. Semoga dari fakultas lain kedepan juga lebih semangat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” pungkasnya.(mj)
juara dies-17 bola sekolah

dies 17-radar2

Unswagati Bangun Gedung Kuliah dan Kantor Yayasan

**Puncak Dies Natalis Diisi Tasyakuran dan Ziarah ke Gunung Jati

CIREBON- Setelah meraih akreditasi institusi dengan peringkat “B” dari Badan Akreditasi Nasional Pergutuan Tinggi (BAN-PT) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon terus membangun sarana dan fasilitas kampus. Sekaligus sebagai puncak kegiatan Dies Natalis ke-55 Unswagati, Senin (16/1) diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung kuliah di kampus I Jl Pemuda dan kantor yayasan di area Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa), serta ziarah ke makam Sunan Gunung Jati.

Dilaporkan Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) H Asep Djadjuli bahwa gedung kuliah yang akan dibangun di bagian timur kampus I luas tanah 11.40 m persegi dan luas bangunan 2.199 m persegi. Bangunan yang akan dibangun tiga lantai tersebut lantai satu ruang kegiatan bisnis dan kelas. Lantai dua dan tiga untuk kelas dengan jumlah seluruhnya sebanyak 20 ruangan .
dies 17-ky
Sementara kantor yayasan dengan luas 284 meter persegi dibangun dua lantai. Lantai satu untuk ruang Pembina, ruang yayasan dan ruang rapat, lantai dua untuk staf dan Badan Pengembangan Usaha (BPU) yayasan. “ANggaran untuk membangun kampus satu dialokasikan 8,8 miliar dan kantor yayasan 1,3 miliar. Tahun depan akan membangun lagi ruang kuliah di kampus 2 yang sekarang ditempati FKIP,” ujarnya.

Sementara Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyampaikan bahwa sesuai amanat Kemenristekdikti bahwa perguruan tinggi yang baik apalagi Unswagati yang sudah meraih akreditasi B maka harus memenuhi tiga unsure. Pertama, jumlah mahasiswa, kedua jumlah rasio dosen dan mahasiswa sesuai dan ketiga keberadaan sarana-prasarana serta fasilitas. “Itu sebagai prasyarat. Dan dengan komitmen dari yayasan dan Pembina saya yakin Unswagati akan terus berkembang dan besar,” pungkasnya.
dies 17-radar
Saat di kampus 1 mengawali tasyakuran Rektor Unswagati mengajak hadirin membacakan Surat Alfatihah bagi anggota Pembina Dr H Djakaria Machmud SE SH MSi yang beberapa hari lalu wafat. “Seraya mengajak kepada segenap sivitas akademika di usia 55 tahun Unswagati ini melakukan evaluasi komprehensif atas berbagai hal dari apa yang telah dilakukan Unswagati. Dului saat berdiri 16 Januari 1961 ada 300 mahasiswa dari 2 fakultas sekarang sudah memiliki 17 program studi dan pascasarjana dengan belasan ribu mahasiswa. Namun, evaluasi oleh diri kita sendiri tetapo harus dilakukan karena masih banyak yang harus di-treatment ditingkatkan),” ujarnya.

Diantaranya dengan konsen meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen terutama di dalam penelitan/research dan pengabdian masyarakat, tidak hanya mengajar.
Dies 17a
Sementara Ketua Dewan Pembina YTPSGJ Letjend (Purn) H Kuntara menambahkan agar di kalangan dosen semakin ditingkatkan budaya menulis, menjaga kebersamaan dan kekompakan. “Kita tidak akan maju kalau selalu konstan dan tidak membangun diri. Keberhasilan disetel oleh dirinya sendiri dengan niat yang baik, niat yang kuat maka ia akan berhasil dan akan maju,” pungkasnya.
dies 17-makam sgj
Selanjutnya tasyakuran diisi oleh ulama Kh Mahmud Khudori, M.PdI yang mengajak kepada jamaah untuk tidak ujub dan sombong seperti qorun dan firaun, sebaliknya menjadikan momen bersukur dengan momen banyak berbagi. Usai sholat dhuhur, rombongan Pembina Yayasan, Pengurus Yayasan dan Pimpinan di lingkungan Unswagati bersiarah ke Makam Sunan Gunung Jati sebagai tokoh yang menjadi inspirasi nama Unswagati sekaligus memaknai pesan-pesan dan perjuangannya.(mj)

Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr Iyay Robia Khaerudin saat pembukaan Lomba Karya Tulis Ilmiah antar Dosen Unswagati.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Antar Dosen Unswagati

CIREBON-Sebagai rangkaian dari Dies Natalis ke-55 Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Lembaga Penelitian (Lemlit) menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) antar dosen di lingkungan Unswagati, Jumat (30/12). Lomba yang diikuti puluhan dosen tersebut, dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr Iyay Robia Khaerudin, M.Pd dihadiri Kabid Lemlit Yayat Rahmat Hidayat, M.Agr, para juri Dr Junaedi Noer SE MM dan Dr Achmad Faqih.

Dalam pembukaan tersebut, Dr Iyay menyampaikan bahwa penulisan karya tulis ilmiah adalah bagian yang tidak terpisahkan bagi seorang dosen. Pada lomba di lingkungan internal ini, selain untuk mengajak lebih bersemangat untuk melakukan penulisan karya ilmiah. “Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seorang dosen selain melakukan pengajaran dia juga harus melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang hasilnya dapat menjadi karya tulis ilmiah untuk dipublikasikan,” katanya.

Sementara menurut Sekretaris Lemlit Aang Curatman, M.Si secara terpisah menambahkan bahwa kegiatan ini selain dalam rangka seremoni Dies Natalis Unswagati juga untuk mencari karya-karya terbaik dosen. Dari karya terbaik tersebut, oleh pihak Lemlit Unswagati selanjutnya akan didorong untuk dapat diusulkan sebagai penelitian pada Kemenristekdikti. “Arahnya kesana dan mendorong juga untuk peningkatan publikasi sebagai follow up-nya,” ujarnya.

Salah satu peserta Dede Tri Kurniawan, M.Pd mengapresiasi adanya lomba ini, selain sebagai motivasi juga untuk ajang sharing karya ilmiah antar fakultas. “Dengan peserta yang lintas fakultas akhirnya bisa saling mengetahui bagaimana perkembangan karya tulis yang ada. Dan tentunya kedepan akan saling menunjang,” ungkapnya.(mj)