Pos

Akreditasi IKOM

IKom FISIP Unswagati Raih Akreditasi “B”

CIREBON-Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon membuktikan kepada masyarakat sebagai Universitas yang berdayasaing dengan mengusung Leading In Learning Base On Local Wisdom. Program Re-Akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi (IKom) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unswagati yang mendapatkan penilaian dari BAN-PT Predikat B. Penyerahan SK dilakukan pada saat Apel Senin (22/5) pagi di halaman kampus I Unswagati.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) dari Badan Akreditasi nasional (BAN) Perguruan Tinggi dengan Nomor 1215/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2017 tentang Status Akreditasi dan Peringkat Terakreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi Pada Program Sarjana Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Itu setelah sebelumnya pada Desember 2016 dikirimkan borang akreditasi dan dilanjutkan dengan visitasi asesor oleh BAN-PT pada tanggal 16-17 Maret 2017.

Dari standar nilai minimal raihan Predikat A sebesar 360 Ilmu Komunikasi mendapatkan nilai 354 artinya (terakreditasi “B” gemuk) dan ini menunjukkan selangkah lagi Program Studi ini dapat meraih Predikat yang membanggakan dan yang tertinggi yaitu “A”.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP mengaku sangat bangga atas raihan akreditas Prodi IKom FISIP ini dengan raihan akreditasi “B” gemuk. Prof Djohan—panggilan akrab rektor—meyakini IKom akan salah satu prodi yang difavoritkan oleh masyarakat Cirebon. “Raihan ini tentu atas kerja keras jajaran Dekan FISIP Pak Doktor Haji Mukarto beserta jajaran dan Ketua Prodi IKom Ibu Farida Nurfalah yang begitu serius mempersiapkan akreditasi ini,” katanya.

Terpisah, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr.H.Mukarto Siswoyo,M.Si menjelaskan bahwa raihan akreditasi ini merupakan hasil kerja keras dan kerja bersama semua pihak. Terutama, sambung H Mukarto, Program Studi Ilmu Komunikasi yang terus berjuang dan meningkatkan prestasi baik Akademik maupun Sarana penunjang pembelajaran terutama Laboratorium Fotografi, Radio dan yang sangat membanggakan adalah beroperasionalnya Unswagati TV (UTV) sebagai sarana laboratorium dan televisi komunitas.

“Untuk menunjang visi Universitas yang berjejaring global pun Ilmu Komunikasi telah menjalin kerjasama dengan beberapa univeristas luar Negeri terutama Malaysia dan Thailand dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan/akademik seperti Joint Research, Student Exchange, seminar internasional, dan bidang tri dharma lainnya. Dengan raihan nilai sebesar kami sangat yakin akreditasi berikutnya kami akan mendapatkan peringkat A, dan hal ini optimis juga kami akan dapatkan untuk Program Studi Administras Negara yang masih dalam naungun FISIP yang sudah  mendapatkan Akreditasi “B”,” paparnya.

Dekan juga mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada orang tua mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada FISIP Unswagati dengan menitipkan putra/putrinya menuntut ilmu di Unswagati terutama di Ilmu Komunikasi FISIP yang pada Tahun Akademik ini. “Kami masih membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru di Gelombang II dan III,” paparnya.(*)

 

 

 

pasar seni fisip

Pasar Seni Mahasiwa BEM FISIP Unswagati

CIREBON- Pasar Seni Kampus Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)  Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon digelar di halaman Kampus 3 Unswagati, Senin (8/5). Acara yang dibuka oleh Dekan FISIP Unswagati Dr H Mukarto Siswoyo M.Si tersebut diisi beberapa kegiatan antara lain kuliner, pameran KLISE Fotografi, live musik, donor darah dari PMI Kota Cirebon, serta santunan anak yatim.

Dekan FISIP Dr H Mukarto sangat mengapreasiasi kegiatan Pasar Seni Kampus BEM FISIP. Menurutnya, kegiatan ini merupaka suatu bentuk kreatitas mahasiswa yang berkolaborasi dengan dosen pembina mata kuliah kewirausahaan. “Kegiatan ini tidak boleh berhenti disini karena ini berkaitan dengan mata kuliah sekaligus pengembangan potensi mahasiswa,” ungkapnya.

pasar seni fisip2

Dekan juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menjadi entrepreuner di bidang kreatifitas mahasiswa yang ditekuni, manfaatkankan media sosial untuk mengembangkan kreatifitas di dalam berbisnis, bagi mahasiswa yang serius untuk menekuni bidang ini maka sangat menunjang untuk merencanakan kehidupan di masa yang akan datang.

Selain itu, H Mukarto juga menyambut baik kotak aspirasi mahasiswa sebagai saluran komunikasi yang secara tidak langsung antara mahasiswa dengan civitas akademika Unswagati. “Hasil dari kotak aspirasi tersebut bagi kewenangan fakultas dan kebijakan fakultas akan kami tindaklanjuti sebagai kewenangan dan kebijakan fakultas, untuk kewenagan atau ranah untuk universitas akan kami teruskan dan untuk ranah atau kewenangan yayasan akan kami teruskan,” paparnya.(*)

 

 

seminar himagara1

Seminar Kebangsaan HIMAGARA Soroti Kelembagaan Layanan Publik

CIREBON-Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (Himagara) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unswagati Cirebon menggelar seminar kebangsaan dengan tema ” Pengelolaan Otonomi Daerah di Era Modernisasi dalam hal Kebijakan Publik”  Kamis (27/4) di Auditorium Kampus I Unswagati. Dibuka oleh Rektor Unswagati Prof. Dr. H. Rochanda Wiradinata, MP. Seminar tersebut diikuti sekitar 200 mahasiswa sebagai peserta.

Dimoderatori Ketua Himagara FISIP Devteo Mahardika menghadirkan 3 orang pemateri. Pertama, Dekan FISIP Unswagati Dr. H. Mukarto Siswoyo, M.Si. anggota DPRD Komisi B kota Cirebon Imam Yahya, S.Fil.I dan Tokoh Pemuda yang juga Humas Kantor KSOP Cirebon.M. Dani Jealani, S.Sos.

Saat memberikan sambutan Rektor Unswagati Prof Rochanda menjelaskan bahwa tujuan otonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya pada pelayanan publik, pelayanan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing ekonomi masyarakat.

seminar himagara3

Beberapa topik yang mengemuka dalam seminar tersebut diantaranya ialah, perlunya smart city yang dengan ketersediaan fasilitasnya didukung partisipasi masyarakat demi kepentingan publik. Selain itu, menjaga prularitas etnik maupun sosial serta memiliki pemikiran open minded (pikiran terbuka) juga menjadi hal yang penting.

Untuk mewujudkan itu, sejumlah narasumber juga menyepakati bahwa pemerintah memegang perenanan penting untuk mewujudkan konsep daerah otonom. Tranparasi dan keterbukaan menjadi kunci  dan akses layanan publik yang tidak menyulitkan. untuk menunjang daerah otonom yang berbasis IT. maka pemerintah daerah harus mampu membangun kelembagaan daerah yang kondusif sehingga dapat mendesain standar pelayan publik yang mudah, murah dan cepat. Agar dapat mewujudkan kelembagaan otonomi yang baik, perlu diisi oleh SDM (sumber daya manusia) dengan kemampuannya tidak diragukan.

seminar himagara4

Topik  tentang Kebijakan publik yang baik dalam sistem otonomi daerah yaitu dengan melibatkan civil sociaty akan menjadi cerminan kebijakan publik yang akan diimplementasikan sudah saatnya memaksimalkan penerapan bottom up dalam pembuatan kebijakan publik dengan memerhatikan aturan hukum yang berlaku, adanya transparansi, responsibility, konsesus relation pengalokasian anggaran yang jelas , efektivitas dan efensiensi, akuntability, dan bervisi strategis. Hal tersebut belum tercapai karena penerapan banyak sekali tumpang tindih dalam tatanan birokat, dan mahasiswa harus lebih konseptual karena mahasiswa berada dalam tatanan civil sociaty. (*)

seminar himagara5

UTV

Unswagati TV Dilauching, Jadi TV Kampus Pertama di Wilayah Cirebon

CIREBON- Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon terus menjaga komitmen sebagai kampus bermutu dan kebanggan masyarakat. Selain meraih akreditasi institusi B, seritikat ISO dan membangun jejaring internasional kini memiliki media pendidikan yakni Unswagati TV. Launching Unswagati TV (UTV) oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP dilakukan di selasar lantai dasar kampus III Unswagati, di Jl Terusan Pemuda, No 1A, Rabu (1/3).

Launching TV kampus pertama di wilayah Cirebo ini disaksikan oleh Dekan FISIP Unswagati Dr H Mukarto MSi, selaku penanggungjawab TV kampus, Wakil Rektor IV (WR) H Nasir Asman Drs MM selaku pemrakarsa . selain itu hadir juga oembina Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Dr H Sudarminto SH MH, WR II H Acep Komara Drs SE MSi, WR III Dudung HIdayat SH MH, para kepala badan, satuan dan lembaga dan para dekan di lingkungan Unswagati.

IMG_2231

TV kampus Unswagati TV tersebut akan berada di kanal frekuensi channel  53 UHF, frekuensi : 727, 25 Mhz, dengan jangkauan siar: 2,5 – 5 kilometer. Pilihan kanal frekuensi tersebut tengah diajukan ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat , KPI Pusat dan Balai Monitor (Balmon) untuk mendapatkan legalitas formal.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata mengaku bangga tak terhingga karena unswagati kini telah memiliki media komunikasi yang tengah trend, yakni televisi kampus. Televisi kampus Unswagati Tv yang baru saja diresmikan ini merupakan televisi komunitas pendidikan yang ada di lingkungan kampus Unswagati.  “Program yang digagas Bidang IV universtitas dan Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unswagati apalagi saat ini kebutuhan laboratorium komunikasi visual tidak dapat ditunda-tunda lagi seiring perkembangan dunia informasi dan komunikasi yang semakin massif,” katanya.

IMG_2209

Prof Djohan—panggilan akrab Rektor Unswagati—berharap Unswagati TV ini dapat memacu kehidupan akademik dan iklim keilmuan di lingkungan kampus agar semakin dinamis. “Prestasi akademik mahasiswa, dosen, staf, karyawan kampus dan seluruh organisasi kemahasiswaan di kampus bisa terekspose. begitupun potensi kampus bisa dieksplorasi secara maksimal lewat kemasan program-program siaran yang tentunya berdampak pada citra positif dan khusus bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi dapat menjadikan laboratorium pengembangan keahlian dan disiplin ilmunya,” jelas rektor.

Di samping itu, mahasiswa juga memiliki kegiatan  yang positif dan produktif sesuai dengan minat dan bakatnya, sebagai bekal ekstra kulikuler, yang dapat dikembangkan di dunia kerja selepas lulus kuliah. “Sosialisasi program-program kampus juga bisa dikampanyekan melalui program tayangan yang bisa disiarkan melalui televisi kampus, yang tidak hanya disimak civitas akademika melainkan pula oleh masyarakat sekitar kampus,” paparnya seraya berharap reakreditasi prodi Ilmu Komunikasi akan meraih nilai B, atau syukur-syukur bisa A.

Sementara itu dalam sambutannya, Dekan FISIP Dr H Mukarto Siswoyo, M.Si mengaku turut berbangga dan bersyukur dapat Launching Televisi Kampus Unswagati TV. “TV kampus ini mungkin hanya satu-satunya kampus di wilayah tiga Cirebon, kami bersyukur televisi kampus ini menjadi laboratorium bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fisip Unswagati, sebagai sarana meningkatkan skill dan knowledge di bidang media dan penyiaran publik bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi,” katanya.

H Mukarto

Dijelaskan Mukarto, setelah melakukan survei teknis dan pengecekan kanal frekuensi yang free dan memungkinkan bagi stasiun televisi komunitas selanjutnya dilakukan pendirian tower dan pemasangan instalasi pesawat sampai frekuensi stay tune sehingga dapat on air. Kemudian dilanjutkan pengerjaan ruang produksi dan studio siaran, pemenuhan peralatan produksi, mempersiapkan prasyarat data-data yang diperlukan untuk perijinan televisi komunitas  bersama Bidang IV sampai dengan menyiapkan program siaran televisi dengan program-program yang berkualitas yang mendukung iklim akademik.

“Unswagati TV sudah mendesain program siarana berupa news, feature, magazine, talkshow, reality show, intertainment, program tutorial dan library digital. semua program itu berisi tentang akademik, kemahasiswaan, pengembangan sains dan tekhnologi, maupun program-program hiburan yang tentunya bernilai positif.

UTV2

Mukarto yakin dengan SDM yang mumpuni di bidangnya. dengan sumber daya dosen progam studi ilmu komunikasi yang berlatarbelakang praktisi media, mahasiswa dapat diarahkan dalam pengelolaan program siaran dan operasional produksi TV. “Meskipun dikelola Fisip dan mahasiswa Ilmu Komunikasi, tidak menutup kemungkinan terbuka bagi mahasiswa dari fakultas lain untuk turut bergabung mengisi konten program siaran melalui wadah kelompok studi mahasiswa (KSM) bidang penyairan atau broadcasting,” paparnya.(mj)