Pos

Jpeg

Unswagati Dorong Riset Unggulan dan Beri Insentif Publikasi Ilmiah

**Lemlit Unswagati Biayai Riset Hingga Rp25.000.000 Per Penelitian

CIREBON-Berbagai terobosan terus dilakukan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon untuk mendorong peningkatan riset dan publikasi ilmiah. Untuk menunjang kegiatan Riset Unggulan Universitas (RUU) Lembaga Penelitian (Lemlit) Unswagati menggelar Sosialisasi Kegiatan Penelitian yang digelar Selasa (2/5) di Auditorium Kampus I, Jl Pemuda 32 Kota Cirebon.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP saat membuka sosialisasi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Penelitian yang mendapat bantuan dari Unswagati diberinama Riset Unggulan Universitas (RUU) dan dosen yang mempublikasikan pemikiran, gagasan dan hasil penelitiannya diberi insentif dalam bentuk Insentif Publikasi Ilmiah (IPI) dan itu diaur dalam keputusan rektor yang terbaru.

Dijelaskan Prof Djohan—panggilan akrabnya—bahwa dosen pada paradigma sekarang ini harus melakukan penelitian termasuk juga dalam hal peningkatan jabatan fungsional (jafung). Dengan adanya insentif ini semoga akan meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian bagi dosen Unswagati. “Apalagi bagi dosen yang telah mempublikasikan hasil penelitiannya maupun artikelnya melalui jurnal-jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional yang ada, sampai dengan adanya paten atau Hak Atas Kekayaan Intelektual atau HAKI. Hasil penelitian juga akan menjadi bahan ajar di perkuliahan tidak hanya text book, tetapi research based atau berdasarkan penelitian,” katanya.

Rektor menambahkan dosen memiliki tugas utama melakukan pendidikan dan pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat serta melakukan publikasi ilmiah. Dengan kegiatan penelitian akan mendorong budaya akademik di kalangan dosen sehingga Unswagati menyediakan dana untuk RUU dan IPI. Untuk kegiatan penelitian evkivalen dengan beban kinerja dosen 2 SKS untuk satu semester. Oleh karena itu dalam satu tahun akademik minimal setiap dosen melaksanakan satu kegiatan pnelitian.

“Kegiatan penelitian dosen dilansakanan minimal oleh dua orang yang terdiri dari peneliti utama dan peneliti pendamping dan alokasi bantuan RUU tersebut antara Rp4.000.000 sampai dengan Rp25.000.000 yang akan diumumkan pada akhir semester Genap tahun akademik 2016/2017 dan dianggarkan pada Rencana anggaran tahun akademik 2017/2018.,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Penelitian Unswagati Cirebon Dr Endang Sutrisno, SH., M.Hum bahwa tahapan dalam RUU ini akan dilaksanakan sesuai dengan skema tahapan yang telah disusun oleh Lemlit Unswagati. Setelah sosialisasi kepada para dosen, katanya, pengajuan usulan proposal penelitian akan dilansakanan pada tanggal 3-31 Mei 2017, Seleksi Administrasi Proposal Penelitian 01-15 Juni 2017, Pengumuman Proposal Lolos Seleksi 19 Juni 2017, Seminar Proposal Penelitian 03-31 Juli 2017, Review Proposal Penelitian dan Penentuan Bantuan Penelitian 01-12 Agustus 2017.

“Setelah Reviw baru akan dilakukan Penandatanganan Kontrak Penelitian 14 Agustus 2017, Pencairan Dana penelitian Tahap 1 (70%) 15 Agustus 2017, Pelaksanaan Penelitian 16 Agustus 2017-01 Maret 2018, Monitoring Kegiatan Penelitian 01-30 Februari 2018, Penyerahan Laporan Akhir Penelitian 01 Maret 2018, Pencairan Dana penelitian Tahap II (30%) 02 Maret 2017 dam Seminar Hasil penelitian 03-31 Maret 2018. Kami berharap semuanya akan berjalan sesuai dengan schedule yang ada sehingga kedepannya akan berlanjut secara gradual,” jelasnya. Hadir dalam pembukaan tersebut, para kepala lembaga, para dekan dan pejabat di lingkungan Unswagati beserta perwakilan dosen dari seluruh program studi yang ada di Unswagati.(mj)

lemlit 17 ok

Tingkatkan Kualitas Riset, Lemlit Unswagati Loloskan 94 Proposal Penelitian

CIREBON-Mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas riset di Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Lembaga Penelitian (Lemlit) Unswagati meloloskan sebanyak 94 proposal penelitian. Penandatanganan Kontrak dan Penyerahan Dana Stimulus Penelitian Internal Unswagati tahun akademik 2016/2017 digelar di Auditorium Kampus 1, Jumat (24/2).

Dibuka langsung oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP dan disaksikan Wakil Rektor I Dr Alfandi, MSi, dan Kepala Lemlit Prof Dr H Suherli M.Pd selanjutnya dilakukan penandatanganan kontrak dan penyerahan dana stimulus penelitian. Turut hadir pejabat unswagati lainnya, para dekan  dan para dosen yang menerima dana stimulus untuk penelitian.

lemlit 17b

Rektor Prof Djohan—panggilan akrabnya—menyampaikan selamat kepada para dosen dan timnya yang proposalnya lolos seleksi lemlit. “Secara kuantitatif dan kualitatif penelitian di Unswagati dari tahun ke tahun terus meningkat. Semoga saja dengan peningkatan kuantitas dan kualitas dalam penelitian ini akan mendorong juga terhadap kualitas lainnya baik pengajaran maupun pengabdian masyarakat,” kata rektor..

Rektor menjelaskan bahwa penelitian tersebut saat ini sudah menjadi kewajiban bagi setiap dosen. Terlebih lagi yang sudah guru besar dan lector kepala. “Kualitas penelitian harus ditingkatkan terutama untuk guru besar dan lector kepala yang harus memiliki jurnal internasional tentu ini harus terus didorong,” jelasnya.

Sementara Kepala Lemlit Prof Suherli menyampaikan bahwa untuk jangka panjang penelitian di Unswagati pun akan semakin ketat seleksinya dan tentunya dengan alokasi anggaran juga yang memadai sesuai dengan bobot penelitiannya. “Harapan kami dosen terus meningkatkan penelitiannya selain untuk jabatan fungsional juga sebagai kewajibannya sebagai akademisi,” pesannya.

Terpisah Sekretaris Lemlit Aang Curatman, SE M.Si menambahkan bahwa kedepan bagi dosen yang sudah guru besar, lector kepala dan lector akan diarahkan mengejar hibah penelitian dikti dan lembaga nasional lainnya. Adapun penelitian internal akan diutamakan untuk dosen pemula, meskipun untuk penelitian unggulan tetap diberi peluang bagi seluruh dosen.(*)

lemlit 17

SIMBOLIS. Para dosen perwakilan dari sejumlah fakultas di Unswagati  berfoto bersama Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, Wakil Rektor I Dr ALfandy, M.Si, Ketua Lemlit Prof Dr Suherli M.Pd usai penandatanganan kontrak di Auditorium Unswagati, Jumat (24/2).(mj)

 

 

Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr Iyay Robia Khaerudin saat pembukaan Lomba Karya Tulis Ilmiah antar Dosen Unswagati.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Antar Dosen Unswagati

CIREBON-Sebagai rangkaian dari Dies Natalis ke-55 Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Lembaga Penelitian (Lemlit) menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) antar dosen di lingkungan Unswagati, Jumat (30/12). Lomba yang diikuti puluhan dosen tersebut, dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr Iyay Robia Khaerudin, M.Pd dihadiri Kabid Lemlit Yayat Rahmat Hidayat, M.Agr, para juri Dr Junaedi Noer SE MM dan Dr Achmad Faqih.

Dalam pembukaan tersebut, Dr Iyay menyampaikan bahwa penulisan karya tulis ilmiah adalah bagian yang tidak terpisahkan bagi seorang dosen. Pada lomba di lingkungan internal ini, selain untuk mengajak lebih bersemangat untuk melakukan penulisan karya ilmiah. “Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seorang dosen selain melakukan pengajaran dia juga harus melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang hasilnya dapat menjadi karya tulis ilmiah untuk dipublikasikan,” katanya.

Sementara menurut Sekretaris Lemlit Aang Curatman, M.Si secara terpisah menambahkan bahwa kegiatan ini selain dalam rangka seremoni Dies Natalis Unswagati juga untuk mencari karya-karya terbaik dosen. Dari karya terbaik tersebut, oleh pihak Lemlit Unswagati selanjutnya akan didorong untuk dapat diusulkan sebagai penelitian pada Kemenristekdikti. “Arahnya kesana dan mendorong juga untuk peningkatan publikasi sebagai follow up-nya,” ujarnya.

Salah satu peserta Dede Tri Kurniawan, M.Pd mengapresiasi adanya lomba ini, selain sebagai motivasi juga untuk ajang sharing karya ilmiah antar fakultas. “Dengan peserta yang lintas fakultas akhirnya bisa saling mengetahui bagaimana perkembangan karya tulis yang ada. Dan tentunya kedepan akan saling menunjang,” ungkapnya.(mj)