Pos

lemlit 17 ok

Tingkatkan Kualitas Riset, Lemlit Unswagati Loloskan 94 Proposal Penelitian

CIREBON-Mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas riset di Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Lembaga Penelitian (Lemlit) Unswagati meloloskan sebanyak 94 proposal penelitian. Penandatanganan Kontrak dan Penyerahan Dana Stimulus Penelitian Internal Unswagati tahun akademik 2016/2017 digelar di Auditorium Kampus 1, Jumat (24/2).

Dibuka langsung oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP dan disaksikan Wakil Rektor I Dr Alfandi, MSi, dan Kepala Lemlit Prof Dr H Suherli M.Pd selanjutnya dilakukan penandatanganan kontrak dan penyerahan dana stimulus penelitian. Turut hadir pejabat unswagati lainnya, para dekan  dan para dosen yang menerima dana stimulus untuk penelitian.

lemlit 17b

Rektor Prof Djohan—panggilan akrabnya—menyampaikan selamat kepada para dosen dan timnya yang proposalnya lolos seleksi lemlit. “Secara kuantitatif dan kualitatif penelitian di Unswagati dari tahun ke tahun terus meningkat. Semoga saja dengan peningkatan kuantitas dan kualitas dalam penelitian ini akan mendorong juga terhadap kualitas lainnya baik pengajaran maupun pengabdian masyarakat,” kata rektor..

Rektor menjelaskan bahwa penelitian tersebut saat ini sudah menjadi kewajiban bagi setiap dosen. Terlebih lagi yang sudah guru besar dan lector kepala. “Kualitas penelitian harus ditingkatkan terutama untuk guru besar dan lector kepala yang harus memiliki jurnal internasional tentu ini harus terus didorong,” jelasnya.

Sementara Kepala Lemlit Prof Suherli menyampaikan bahwa untuk jangka panjang penelitian di Unswagati pun akan semakin ketat seleksinya dan tentunya dengan alokasi anggaran juga yang memadai sesuai dengan bobot penelitiannya. “Harapan kami dosen terus meningkatkan penelitiannya selain untuk jabatan fungsional juga sebagai kewajibannya sebagai akademisi,” pesannya.

Terpisah Sekretaris Lemlit Aang Curatman, SE M.Si menambahkan bahwa kedepan bagi dosen yang sudah guru besar, lector kepala dan lector akan diarahkan mengejar hibah penelitian dikti dan lembaga nasional lainnya. Adapun penelitian internal akan diutamakan untuk dosen pemula, meskipun untuk penelitian unggulan tetap diberi peluang bagi seluruh dosen.(*)

lemlit 17

SIMBOLIS. Para dosen perwakilan dari sejumlah fakultas di Unswagati  berfoto bersama Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, Wakil Rektor I Dr ALfandy, M.Si, Ketua Lemlit Prof Dr Suherli M.Pd usai penandatanganan kontrak di Auditorium Unswagati, Jumat (24/2).(mj)

 

 

Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr Iyay Robia Khaerudin saat pembukaan Lomba Karya Tulis Ilmiah antar Dosen Unswagati.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Antar Dosen Unswagati

CIREBON-Sebagai rangkaian dari Dies Natalis ke-55 Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon, Lembaga Penelitian (Lemlit) menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) antar dosen di lingkungan Unswagati, Jumat (30/12). Lomba yang diikuti puluhan dosen tersebut, dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan Akademik (BPA) Dr Iyay Robia Khaerudin, M.Pd dihadiri Kabid Lemlit Yayat Rahmat Hidayat, M.Agr, para juri Dr Junaedi Noer SE MM dan Dr Achmad Faqih.

Dalam pembukaan tersebut, Dr Iyay menyampaikan bahwa penulisan karya tulis ilmiah adalah bagian yang tidak terpisahkan bagi seorang dosen. Pada lomba di lingkungan internal ini, selain untuk mengajak lebih bersemangat untuk melakukan penulisan karya ilmiah. “Sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seorang dosen selain melakukan pengajaran dia juga harus melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang hasilnya dapat menjadi karya tulis ilmiah untuk dipublikasikan,” katanya.

Sementara menurut Sekretaris Lemlit Aang Curatman, M.Si secara terpisah menambahkan bahwa kegiatan ini selain dalam rangka seremoni Dies Natalis Unswagati juga untuk mencari karya-karya terbaik dosen. Dari karya terbaik tersebut, oleh pihak Lemlit Unswagati selanjutnya akan didorong untuk dapat diusulkan sebagai penelitian pada Kemenristekdikti. “Arahnya kesana dan mendorong juga untuk peningkatan publikasi sebagai follow up-nya,” ujarnya.

Salah satu peserta Dede Tri Kurniawan, M.Pd mengapresiasi adanya lomba ini, selain sebagai motivasi juga untuk ajang sharing karya ilmiah antar fakultas. “Dengan peserta yang lintas fakultas akhirnya bisa saling mengetahui bagaimana perkembangan karya tulis yang ada. Dan tentunya kedepan akan saling menunjang,” ungkapnya.(mj)