Pos

Jpeg

Gandeng IAI, Prodi Pendidikan Ekonomi Bekali Lulusan Kemampuan Akuntansi

CIREBON- Prodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) terus mendorong peningkatan kompetensi lulusan dengan memberikan kemampuan di bidang akuntansi. Seperti yang digelar pada Sabtu (8/4) prodi Pendidikan Ekonomi FKIP menggelar SeminarAkuntansi dan Uji Kompetensi dalam bidang akuntansi oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Jawa Barat.  Sebelum pelaksanaan juga dilakukan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama (Memorandum of Understanding) antara FKIP Unswagati dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Jawa Barat.

Kegiatan yang dibuka Plt Dekan FKIP H Endang Herawan Drs MM diikuti lebih dari 300 mahasiswa serta puluhan dosen di lingkungan Unswagati serta dihadiri Wakil Dekan II Hj Nurani Hartini, Dra M.Hum, Wakil Dekan III FKIP Ferry Ferdianto, M.Pd, Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi Enceng yana, S.Pd., M.Pd,  Sekretaris Prodi Arie Indra Gunawan, S.Pd., MM serta para undangan lainnya.

Jpeg

Jpeg

Pada kesempata itu Ketua Panitia yang juga Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi Enceng Yana, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa seminar yang mengangkat tema tentang Standar Akuntansi Keuangan Ekonomi Mikro dan Kecil Menengah untuk memberikan wawasan bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP. “Ini sudah menjadi agenda rutin bagi lulusan kami harus memiliki SKPI (Sertifikat Keahlian Pendamping Ijazah) berupa Uji Kompetensi Akuntansi dari IAI Jawa Barat,” kata Enceng.

Dijelaskannya bahwa pada seminar tersebut diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa tingkat 4 dan mahasiswa tingkat 3 yang sangat antusias mengikuti  meskipun hanya ditawarkan. “Lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi selain mereka disiapkan sebagai guru ekonomi maupun guru akuntansi mereka juga dibekali keahlian di bidang akuntansi,” jelasnya.

Jpeg

Jpeg

Sementara Plt Dekan FKIP H Endang herawan menyambut baik kegiatan Seminar Akuntansi yang digelar Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP ini. “Melihat kondisi eksisting lulusan Prodi Pendidikan Ekonomi dimana selain melahirkan guru professional ternyata tak sedikit juga yang bekerja di sector keuangan khususnya perbankan. Dengan adanya seminar ini serta Uji Kompetensi tentunya akan semakin meningkatkan literasi tentang keuangan dan akuntansi sebagai salah satu kompetensi lulusan,” paparnya.

Seminar diisi oleh Ketua IAI Jawa Barat Edi Jaenudin, SE, Ak., M.Si. CA yang pada seminar tersebut sangat menarik menyampaikan materinya berinteraksi dengan peserta. Selain dijelaskan mengenai daya saing lulusan dalam bidang akuntansi juga dipaparkan standar akuntansi untuk Ekonomi Mikro dan Kecil Menengah (EMKM) bagi peserta.  Setelah seminar dilanjutkan dengan Uji Kompetensi yang dilaksanakan selama 2 hari hingga Minggu (9/4)  dan sepekan kemudian hasil Ujikom tersebut akan disampaikan IAI Jabar kepada Prodi Pendidikan Ekonomi.(mj)

Jpeg

Jpeg

 

PEMI- BEJ

120 Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Unswagati ke BEJ

CIREBON- Sebanyak 120 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) berkunjung ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (18/1). Dalam kunjungan yang sekaligus dikemas dalam kegiatan Seminar Pasar Modal tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi Enceng Yana, S.Pd, M.Pd dan dosen pembimbing Herman Syah, S.Pd., M.Pd.

Menurut Enceng Yana, kegiatan Field Study ke BEJ dan seminar tersebut untuk menambah daya saing lulusan dan peningkatan pemahaman tentang literasi keuangan. Agenda ini, sambungnya, kedepan akan menjadi kegiatan rutin di prodi Pendidikan Ekonomi.

“Kegiatan kunjungan dan seminar pasar modal di Bursa Efek Jakarta ini untuk memberikan pengalaman langsung pada mahasiswa dalam hal pasar modal, karena dalam perkuliahan mereka hanya menemukan berbagai teori,” jelas Enceng diamini dosen pembimbing Herman Syah.

Ditambahkan Sekretaris Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Arie Indra Gunawan, S.Pd. MM dalam kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang keuangan dan pasar modal.

“Kunjungan ini akan semakin melengkapi pengetahuan dan kompetensi mahasiswa kami untuk siap bersaing di dunia kerja,” pungkas Arie yang juga dosen pengampu mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan ini.(mj)