Pos

A1

Penyebaran Santunan Unswagati ke Sejumlah Lokasi di Wilayah Cirebon

CIREBON-Penyebaran santunan dari Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) dengan melibatkan Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kota/Kabupaten Cirebon dan Majalengka, Jumat-Minggu (9-11/6). Pembagian paket sembako sebanyak 2.400 bungkus tersebut dibagikan langsung oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, para wakil rektor dan kepada lembaga, badan dan satuan di lingkungan universitas.

Tahap pertama pembagian santunan dilakukan di halaman kampus Unswagati Jl Pemuda 32 Kota Cirebon kepada masyarakat di sekitar kampus. Kedua, di Desa Karangmekar Sindanglaut Kabupatebn Cirebon, ketiga di Cadas Ngampar Kelurahan Argasunya Kota Cirebon dan di Kelurahan Pejambon Kabupaten Cirebon serta terakhir di Sumberjaya Kabupaten Majalengka.

B1

Disamapaikan Rektor Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP bahwa santunan yang diberikan Unswagati ini sebagai wujud implementasi kesalehan sosial sejalan denganpesan Sunan Gunung Jati Cirebon ‘Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin.” “Kegiatan ini sudah 12 tahun berjalan di Unswagati. Dan tradisi yang sangat baik ini tentunya perlu kami lestarikan sebagai sebuah nilai-nilai yang baik bagi masyarakat,” paparnya.

C1

Sementara Wakil Rektor IV Unswagati H Nasir Asman Drs MM saat di Kelurahan Pejambon mengemukakan bahwa Unswagati Cirebon sebagai perguruan tinggi memiliki kepedulian bagi masyarakat kurang mampu baik anak yatim, jompo dan lainnya. “Untuk itu kami mohon doanya kepada seluruh warga di Kelurahan Pejambon ini agar Unswagati semakin maju agar terus menjadi lembaga penghasil akademisi dan sarjana unggul juga semakin peduli kepada masyarakat,” jelasnya.

D1

Ketua IKU Hj Riseu Gartika Djohan—yang juga istri rektor Unswagati—menambahkan bahwa IKU tidak hanya sebagai ikatan para istri pimpinan, dosen dan karyawan Unswagati namun juga sebagai wadah aktualisasi sosial yang mendukung Unswagati di masyarakat. Seperti sebelumnya, IKU Unswagati juga menggelar pasar murah Ramadan di halaman kampus Unswagati dengan menyediakan berbagai kebutuhan yang dijual dengan harga di bawah harga pasar agar mendorong peningkatan daya beli masyarakat pada bulan Ramadan ini.(mj)

B2

D2

A2

 

Pasar Murah-utama

Ketua Ikatan Keluarga Unswagati: Pasar Murah dan Santunan Implementasi Kesalehan Sosial

 

CIREBON-Pembukaan Pasar Murah dan Santunan yang digelar Ikatan Keluarga Unswagati (IKU) Kamis (8/6) berlangsung semarak. Dibuka langsung oleh Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP tampak hadir Bupati Cirebon Dr H Sunjaya Purwadi Sastra MM MSi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Cirebon Hj Win  Asep Dedi, Hj Evi Saleh Sachjana, Hj Fitri Djakaria Machmud yang ikut mendempingi Ketua IKU Hj Riseu Ika Gartika Djohan, para wakil rektor, kepala badan, lembaga dan satuan dan para dekan di lingkungan Unswagati. Hadir juga dari perwakilan dari Danrem 063 Sunan Gunung Jati (SGJ) dan dari dari Dandim 0614 Kota Cirebon.

pasar murah-ketua iku

Ketua IKU Hj Riseu Ika Gartika Djohan dalam sambutannya menyampaikan bahwa bentuk kesalehan tidak selalu dengan penampilan pakaian dan ritual saja namun terhadap lingkungan sosial pun demikian. “Ramadan ini menjadi momen yang spesial untuk menyeimbangkan semuanya. Pada bulan puasa ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk spirit humanisme yang universal. “IKU sejak tahun 2005 menggelar pasar murah dengan menjual sembako murah di bawah harga pasar. Semoga saja kegiatan ini dapat membantu masyarakat meningkatkan daya belinya,” katanya.

Sementara Rektor Unswagati Prof Rochanda Wiradinata MP dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Ramadan ini hendaknya jangan dilewatkan begitu saja, harus diisi dengan berbagai kegiatan yang positif. Untuk ituleh sebagai implementasi motor Unswagati yakni Ilmiah, Mandiri dan Religius mengadakan pasar murah dan pembagian santunan berupa sembako sebanyak 1.600 bungkus di beberapa titik di wilayah Cirebon.

pasar murah-rektor

“Sebagaimana pesan Sykh Syarief Hidayatullah Sunan Gunung Jati yaitu Ingsun Titip Tajug lan Fakir Miskin, maka Unswagati melalui pasar murah yang telah dijalankan semenjak 12 tahun lalu ini terus mempertahankan kegiatan pasar murah dan santunan. Pasar murah ini tentu sangat membantu karena seluruh harga telah disubsidi untuk semua komoditas sehingga harganya jauh dari harga pasar,” pungkasnya.

Dijelaskan prof Djohan—panggilan akrab Prof Rochanda bahwa pemahaman di masyarakat berbuat baik kepada warga miskin adalah karena belas kasihan, padahal semestinya menjadi kewajiban karena ada hak bagi yang harus diberi santunan. “Disinilah sesungguhnya bagaimana dibangun kasih sayang antara sesame,” pesannya seraya menyampaikan penghargaan kepada Bupati Cirebon, walikota yang diwakili Sekretaris DInas Perindag dan Koperasi Drs H Yayat Sudaryat M.Si dan kepada Hj Evi Saleh Sachjana dan Hj Fitri Djkaria Machmud.

Pasar Murah-ok1

Pasar Murah secara resmi digelar dengan pengguntingan pita oleh Ketua DWP Kota Cirebon Hj Win Asep Dedi didampingi Ketua IKU Hj Riseu dan Hj Evi Saleh Sachjana dan Hj Fitri Djkaria Machmud. Rangkaian kegiatan selanjutnya, penyerahan santunan sembako akan diberikan di Lemabahang dan Kelurahan Cempaka Kabupaten Cirebon, Pesantren di Kopiluhur Kota Cirebon dan di daerah Sumberjaya Majalengka pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu.(mj)

pasar murah-ok4

pasar murah-ok antrean