Pos

stimulan OK

LPM Unswagati Serahkan Dana Stimulan Program Pengabdian Dosen

CIREBON-Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) menyerahkan dana stimulan Program Pengabdian Dosen, Sabtu (25/2). Kegiatan tersebut sekaligus dengan penandatanganan kontrak bagi 30 dosen yang disetujui proposal hibah pengabdiannya.

Kepala LPM Unswagati Jimmy Hassoloan, Drs MM menyampaikan bahwa program Pengabdian Dosen ini sebagai komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi. Diharapkan, dengan adanya dana stimulan ini akan semakin mendorong para dosen untuk semangat dalam menjalankan pengabdian masyarakat.

stimulan3

“Saat ini anggaran stimulan besarannya masih Rp1,5 juta. Kedepan anggaran untuk program Pengabdian Masyarakat alokasi anggarannya dapat diperbesar hingga Rp3,5 juta sama dengan anggaran penelitian. Semoga kedepan bisa terealisasi,” ujarnya.

Untuk hasil program Pengabdian Dosen ini, hasil laporannya akan dimuat kedalam jurnal pengabdian masyarakat. “Ini nanti sebagai jurnal yang pertama dari hasil penelitian pengabdian masyarakat ini,” paparnya.

penyerahan stimulan2

Sementara itu Wakil Rektor I Unswagati Dr Alfandi, M.Si mewakili rektor Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP yang tengah ada kegiatan di Bandung menyampaikan selamat kepada para dosen yang menerima hibah penelitian pengabdian masyarakat. “Unswagati secara bertahap dan berkesinambungan dengan meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat. Apalagi penelitian dan pengabdian masyarakat saat ini sebagai kewajiban bagi perguruan tinggi,” paparnya.(mj).

Dr Subrata dan Sam Bimbo ke rektor

Tokoh Cirebon dan Dirjen Posinfo Kemenkominfo ke Unswagati

**Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi

CIREBON-Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Sabtu (18/2) kedatangan tiga tamu istimewa. Pertama Tokoh dan Budayawan Cirebon Dr H Subrata MH, Dirjen Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi  (Kemenkominfo) Prof Dr Ahmad Rami, MH. FCB., Arb. dan Budayawan Sam Bimbo yang juga di dirjen tersebut.

Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP beserta para wakil rektor, kepala badan, lembaga dan  satuan serta dekan dan kepala-kepala biro di lingkungan Unswagati menyambut secara khusus ketiganya. Setelah sempat berbincang sedikit di ruang rektor, ketiga tokoh tersebut hadi bersama seluruh jajaran pimpinan Unswagati di ruang rapat.

Prof Djohan—panggilan akrab rektor Unswagati—mengpresiasi kedatangan tiga tokoh yang berkesempatan hadir di Unswagati. Selain memaparkan eksisting Unswagati yang saat ini memiliki 18 program studi yang hamper semuanya terakreditasi B, akreditasi AIPT B dan sudah meraih ISO, juga dipaparkan mengenai kendala proses penegerian Unswagati yang termaktub di dalam visi Unswagati.

“Setelah melalui perjalanan yang panjang hingga detik-detik akhir penandatanganan SK penegerian kami berupaya maksimal, namun tetap terkendala dengan persyaratan kekurangan  lahan yang belum bisa terpenuhi hingga batas akhir. Saat ini ada moratorium hingga 2019 untuk penegerian namun sejalan dalam visi Unswagati dengan menjadikan kampus ini sebagai pergueuan tinggi yang bereputasi nasional, berjejaring global untuk peningkatan daya saing bangsa yang bermartabat pada 2035. Kiranya mohon dukungan dan doanya untuk pencapaian tersebut,” urainya.

Pada kesempatan itu, Tokoh Cirebon yang kini banyak beraktivitas di Australia ini sangat senang berada di tengah-tengah Unswagati. Pria yang juga ahli bermain gitar dan seni tarling ini menjelaskan bahwa dirinya mengharapkan Unswagati kedepan semakin besar sesuai dengan visi dan misi yang ada karena kemajuan suatu daerah sangat ditopeng oleh kualitas pendidikannya.

“Cirebon memiliki warisan kearifan lokal yang begitu banyak. Dan itu harus dilestarikan termasuk oleh lembaga perguruan tinggi. Saya sebagai masyarakat Cirebon meskipun banyak di luar negeri siap mendukung pengembangan kearifan lokal. Termasuk mendukung proses penegerian Unswagati. Insyaallah saya siap untuk meperjuangkan apa yang menjadi visi dan misinya. Apalagi saat ini Unswagati sudah menjajaki kerjasama dengan berbagai perguruan tibnggi di luar negeri,” jelasnya.

Dr Subrata2

Sementara Dirjen Posinfo Kemenkominfo prof Rami pada kesempatan itu memaparkan apa yang menjadi tugas pokok dan fungsinya. “Dalam konteks dunia kampus diantaranya kami saat ini memfasilitasi pembuatan paten seperti buku, karya seni dan karya lainnya. Untuk di perguruan tinggi prosesnya saat ini sangat mudah dapat dilakukan dengan  onlin,” paparnya.

Tidak hanya itu, sambunga Prof Ramli, untuk pembuatan paten untuk keperluan akademik sampai 5 tahun kedepan tidak ada biaya dan kami dorong itu agar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh perguruan tinggi. Silakan, sambungnya, bagi para dosen, professor dan kalangan akademik di perguruan tinggi untuk memanfaatkan fasilitas dan sarana tersebut untuk menunjang cum maupun akreditasi lembaganya.

Pada kesempatan tersebut, Sam Bimbo yang kini menangani bidang Hak Cipta dan Paten di Dirjen Posinfo memaparkan realitas penghargaan masyarakat atas karya cipta. Memaparkan tentang fenomena redupnya perkembangan pelaku seni musik di Indonesia saat ini pihaknya tengah mengupayakan adanya penghargaan dengan adanya pembayaran bagi karya cipta. (mj)

 

 

Unswagati-BRIS

Unswagati dan BRI Syariah Cirebon Jalin Kerjasama

 

CIREBON-Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menjalin kerjasama dengan PT Bank BRI Syariah (BRIS) Kantor Cabang Cirebon, Selasa (14/2) di Marina Restaurant Kota Cirebon. Jalinan kerjasama tersebut diikat dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara PT Bank BRISyariah KC Cirebon dengan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon tentang Penyelenggaraan Pelayanan Perbankan Syariah serta Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Penandatanganan MoU langsung oleh Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Prof.Dr.H.Rochanda Wiradinata, MP., dan Pemimpin Cabang BRISyariah KC Cirebon, Maman Sukiman,SH.,M.Kn. Turut hadir para Wakil Rektor di lingkungan Unswagati Cirebon, Direktur Pasca Sarjana, Dekan Fakultas,Kepala Lembaga, Kepala Badan, Kepala Satuan di lingkungan Unswagati Cirebon serta Pemimpin Cabang Pembantu dan Manager Marketing BRISyariah.

Unswagati-BRIS3

Pemimpin Cabang BRISyariah KC Cirebon, Maman Sukiman,SH.,M.Kn menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi adanya MoU antara BRISyariah dengan Unswagati. “Setelah adanya kerjasama ini kami siap untuk memberikan fasilitas layanan perbankan syariah dengan Unswagati termasuk pendirian Laboratorium Bank Syariah di Unswagati yang bentuknya sama dengan pelayanan perbankan serta dalam layanan lainnya,” jelas Maman.

Sementara Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP juga mengaku senang dengan adanya kerjasama ini yang kedepan agar ditindaklanjuti oleh bidang terkait. “Dengan adanya kerjasama ini akan memberikan pilihan layanan bagi yang ingin dengan perbankan syariah maka dapat memanfaatkan layanan BRISyariah ini kedepannya, meskipun kami juga menjalin kerjasama dengan perbankan lainnya,” jelasnya. Usai penandatanganan MoU dilanjukan dengan ramah tamah antara pihak BRISyariah dan para pimpinan di lingkungan Unswagati sekaligus penjajakan tindaklanjut kerjasama tersebut. (mj)

unswagati-bris2

diklat menwa2017a

Pelatihan Dasar dan Latihan Berganda Menwa Unswagati Dibuka

CIREBON- Kegiatan Pra Pendidikan Dasar, Pendidikan Dasar Menwa dan Latihan Berganda Resimen Mahasiswa Mahawarman Kompi A Unswagati Cirebon, dibuka Wakil Rekto IV H Nasir Asman Drs MM, Selasa (24/1). Jumlah peserta dalam pelatihan tersebut sebanyak 10 orang yang terdiri dari mahasiswa dari sejumlah fakultas di Unswagati.

Disampaikan Komandan Kompi Menwa Unswagati A. Nabawi didampingi Komandan Latihan Rahayu Setianingsih Pra Pendidikan Dasar digelar di Kampus Unswagati 24-26 Januari 2017, kemudian Diksar Menwa 28 Januari – 12 Februari 2017 di Dodik Secata Pangalengan Rindam III/Siliwangi, Bandung dan Latihan Berganda pada 12-14 Februari 2017 di desa Gemulung Lebak Kec Greged sampai dengan Setupatok Mundu Kab Cirebon.

“Rangkaian kegiatan pelatihan tersebut adalah tahapan bagi anggota baru Resimen Mahasis wa Unswagati. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan ini dengan baik sampai dengan selesai. Kami sampaikan terimakasih kepada Bapak Rektor Unswagati atas dukungan dan semuanya bagi kegiatan menwa Unswagati,” katanya.
diklat menwa2017b
Sementara Wakil Rektor IV Unswagati H Nasir Asman Drs MM dalam amanat apel pembukaan berpesan bahwa hal yang harus menjadi perhatian bagi menwa Unswagati agar mendukung upaya implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Pendidikan atau pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat menjadi bagian tak terpisahkan dari perguruan tinggi . Menwa harus dapat mewarnai di dalam dinamika perguruan tinggi,” ujarnya.

Dalam apel tersebut, juga disematkan tanda peserta pelatihan Pradik dan Diksar Menwa oleh Wakil Rektor IV secara simbolis dan menyalami seluruh peserta yang berjumlah 10 orang. Pada kesempatan tersebut Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP beserta sejumlah pimpinan lainnya tengah berada di Jakarta sehingga mewakilan kepada Wakil Rektor IV H Nasir Asman Drs MM. (mj)

permata-ok

Rektor Unswagati Lepas Mahasiswa Program Permata Dikti

CIREBON-Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP melepas 5 mahasiswa dari program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Se-Nusantara (Permata) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Jumat (20/1). Kelima mahasiswa tersebut, 2 dari Universitas Malahayati Lampung yaitu Putri Elisabeth Pakpahan dan Ria Sagita dan 3 dari IKIP Mataram, Yusran Hadi, Farlina Wardiyana Fatmala dan Wina Cindari.

Rektor Unswagati Prof Dr Rochanda menyampaikan selamat kepada 5 mahasiswa tersebut yang telah dengan baik mengikuti pembelajaran dan kegiatan lainnya di Unswagati. “Inilah Unswagati, sebagai perguruan tinggi swasta di wilayah timur Jawa Barat namun kualitas pembelajaran terbukti kemarin mendapat akreditasi AIPT B dari BAN-P tentu dapat anda semua rasakan. Namun tetap dengan kekurangan yang ada kami mohon maaf dan sampaikan salam kepada sivitas akademika kampus masing-masing,” ungkap rektor.
permata dilepas2
Perwakilan mahasiswa dari Program Permata Yusran Hadi menyampaikan terimakasih atas penerimaan pihak dari Unswagati. “Kami sudah banyak mendapatkan pembelajaran, teman dan pengalaman. Kami sampaikan terimakasih dan mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan dari kami semua. Dan salam dari pimpinan lembaga perguruan tinggi kami kepada Pak Rektor dan Pak WR III,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unswagati Dudung Hidayat, SH, MH menyampaikan program Permata Kemenristekdikti ini menjadi program perdana di Unswagati dan Unswagati pun mengirimkan mahasiswa ke kampus lainnya. “Setelah program ini berjalan semoga kedepan aka nada kerjasama antar lembaga dan kedepan diharapkan akan tetap berjalan termasuk di bidang lainnya,” jelasnya.(mj)

permata2

PEMI- BEJ

120 Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Unswagati ke BEJ

CIREBON- Sebanyak 120 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) berkunjung ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (18/1). Dalam kunjungan yang sekaligus dikemas dalam kegiatan Seminar Pasar Modal tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Prodi Pendidikan Ekonomi Enceng Yana, S.Pd, M.Pd dan dosen pembimbing Herman Syah, S.Pd., M.Pd.

Menurut Enceng Yana, kegiatan Field Study ke BEJ dan seminar tersebut untuk menambah daya saing lulusan dan peningkatan pemahaman tentang literasi keuangan. Agenda ini, sambungnya, kedepan akan menjadi kegiatan rutin di prodi Pendidikan Ekonomi.

“Kegiatan kunjungan dan seminar pasar modal di Bursa Efek Jakarta ini untuk memberikan pengalaman langsung pada mahasiswa dalam hal pasar modal, karena dalam perkuliahan mereka hanya menemukan berbagai teori,” jelas Enceng diamini dosen pembimbing Herman Syah.

Ditambahkan Sekretaris Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Arie Indra Gunawan, S.Pd. MM dalam kegiatan ini diharapkan akan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang keuangan dan pasar modal.

“Kunjungan ini akan semakin melengkapi pengetahuan dan kompetensi mahasiswa kami untuk siap bersaing di dunia kerja,” pungkas Arie yang juga dosen pengampu mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan ini.(mj)

juara dies 17b

Rektor Apresiasi Juara Lomba 55 Tahun Unswagati

CIREBON-Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP mengapresiasi seluruh sivitas akademika yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan lomba menyambut ulang tahun ke-55 Unswagati. Bersamaan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional, Selasa (17/1) di halaman kampus diumumkan juara-juara lomba sekaligus pembagian hadiahnya.
juara dies 17a
Untuk juara Turnamen Futsal antar karyawan/dosen juara 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Juara 2 Fakultas Ekonomi, Juara 3 Universitas. Untuk kategori antar mahasiswa putra juara 1 Fakultas Ekonomi, Juara 2 FKIP, dan Juara 3 Fakultas Teknik dan ketagori mahasiswa putri juara 1 FKIP, Juara 2 Fakultas Kedokteran, dan Juara 3 Fakultas Teknik. Masing-masing selain mendapat piala juga mendapatkan uang pembinaan Juara 1 Rp700.00o, Juara 2 Rp600.000 dan Juara 3 Rp500.000.
Juara Dies-17Bola
Sedangkan untuk Lomba Turnamen Sepakbola antar SMA/SMK se- Wilayah Zona III KOPERTIS Wilayah 1V Jabar dan Banten Juara 1 SMK Al- Jabar Ciledug, Juara 2 SMAN 1 Jamblang Kab Cirebon dan Juara 3 SMAN 1 Jatitujuh Majalengka. Seluruh tim mendapatkan piala dan uang pembinaan Juara 1 Rp3.000.000, Juara 2 Rp2.000.000 dan Juara 3 Rp1.000.000. selain itu dua pemain selaku Top Scorer diraih Saeful Anam SMK Al- Jabar dan Angger W SMA N 7 Cirebon juga mendapatkan uang pembinaan.

Dari Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Dosen Tahun 2016 pada Hari Sabtu, Tanggal 30 Desember Tahun 2016 di ruang Rapat Unswagati Lantai 3 Kampus 1 Jl. Pemuda No. 32 Cirebon setelah dilakukan penilaian oleh tim juri Dr. H.I Robiah KH,M.Pd, Dr. Achmad Faqih,SP.,MM dan Dr. Junaedi Noer, SE MM atas isi makalah dan presentasi makalah memunculkan tiga orang juara.

Juara 1 diraih Ratna Andhika Mahaputri, M.Hum dari FKIP dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan judul makalah “Membangun Keterampilan Berfikir Kritis Melalui Aktivitas Riset dalam Kegiatan English Debate (Studi Kasus Pada Mahasiswa Tingkat 2 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unswagati )” dengan skor 87,2, Juara 2 diraih Dede Tri Kurniawan FKIP/Pendidikan Matematika dengan Judul Makalah “Pengembangan Kurikulum Fisika Orientasi Literasi Grafis Matematika untuk Calon Guru Matematika dengan Skor 85,7.

Untuk Juara 3 diraih Agi Syarif Hidayat, SE MM dari Fakultas Ekonomi/Prodi Manajemen dengan Judul Makalah “Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis penilitian dan pengabdian pada masyarakat” dengan skor 81. Ketiganya masing-masing mendapatkan uang pembinaan dari Rektor Unswagati dengan besaran, Juara 1 Rp2.000.000, Juara 2 Rp1.250.000 dan Juara 3 Rp750.000.

Pada kesempatan itu, Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata, MP menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Dies Natalis ke-55 Unswagati. “Ini semangat yang luar biasa dari para dosen yang ikut lomba karya tulis ilmiah. Semoga dari fakultas lain kedepan juga lebih semangat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” pungkasnya.(mj)
juara dies-17 bola sekolah

dies 17-radar2

Unswagati Bangun Gedung Kuliah dan Kantor Yayasan

**Puncak Dies Natalis Diisi Tasyakuran dan Ziarah ke Gunung Jati

CIREBON- Setelah meraih akreditasi institusi dengan peringkat “B” dari Badan Akreditasi Nasional Pergutuan Tinggi (BAN-PT) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon terus membangun sarana dan fasilitas kampus. Sekaligus sebagai puncak kegiatan Dies Natalis ke-55 Unswagati, Senin (16/1) diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung kuliah di kampus I Jl Pemuda dan kantor yayasan di area Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa), serta ziarah ke makam Sunan Gunung Jati.

Dilaporkan Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) H Asep Djadjuli bahwa gedung kuliah yang akan dibangun di bagian timur kampus I luas tanah 11.40 m persegi dan luas bangunan 2.199 m persegi. Bangunan yang akan dibangun tiga lantai tersebut lantai satu ruang kegiatan bisnis dan kelas. Lantai dua dan tiga untuk kelas dengan jumlah seluruhnya sebanyak 20 ruangan .
dies 17-ky
Sementara kantor yayasan dengan luas 284 meter persegi dibangun dua lantai. Lantai satu untuk ruang Pembina, ruang yayasan dan ruang rapat, lantai dua untuk staf dan Badan Pengembangan Usaha (BPU) yayasan. “ANggaran untuk membangun kampus satu dialokasikan 8,8 miliar dan kantor yayasan 1,3 miliar. Tahun depan akan membangun lagi ruang kuliah di kampus 2 yang sekarang ditempati FKIP,” ujarnya.

Sementara Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP menyampaikan bahwa sesuai amanat Kemenristekdikti bahwa perguruan tinggi yang baik apalagi Unswagati yang sudah meraih akreditasi B maka harus memenuhi tiga unsure. Pertama, jumlah mahasiswa, kedua jumlah rasio dosen dan mahasiswa sesuai dan ketiga keberadaan sarana-prasarana serta fasilitas. “Itu sebagai prasyarat. Dan dengan komitmen dari yayasan dan Pembina saya yakin Unswagati akan terus berkembang dan besar,” pungkasnya.
dies 17-radar
Saat di kampus 1 mengawali tasyakuran Rektor Unswagati mengajak hadirin membacakan Surat Alfatihah bagi anggota Pembina Dr H Djakaria Machmud SE SH MSi yang beberapa hari lalu wafat. “Seraya mengajak kepada segenap sivitas akademika di usia 55 tahun Unswagati ini melakukan evaluasi komprehensif atas berbagai hal dari apa yang telah dilakukan Unswagati. Dului saat berdiri 16 Januari 1961 ada 300 mahasiswa dari 2 fakultas sekarang sudah memiliki 17 program studi dan pascasarjana dengan belasan ribu mahasiswa. Namun, evaluasi oleh diri kita sendiri tetapo harus dilakukan karena masih banyak yang harus di-treatment ditingkatkan),” ujarnya.

Diantaranya dengan konsen meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen terutama di dalam penelitan/research dan pengabdian masyarakat, tidak hanya mengajar.
Dies 17a
Sementara Ketua Dewan Pembina YTPSGJ Letjend (Purn) H Kuntara menambahkan agar di kalangan dosen semakin ditingkatkan budaya menulis, menjaga kebersamaan dan kekompakan. “Kita tidak akan maju kalau selalu konstan dan tidak membangun diri. Keberhasilan disetel oleh dirinya sendiri dengan niat yang baik, niat yang kuat maka ia akan berhasil dan akan maju,” pungkasnya.
dies 17-makam sgj
Selanjutnya tasyakuran diisi oleh ulama Kh Mahmud Khudori, M.PdI yang mengajak kepada jamaah untuk tidak ujub dan sombong seperti qorun dan firaun, sebaliknya menjadikan momen bersukur dengan momen banyak berbagi. Usai sholat dhuhur, rombongan Pembina Yayasan, Pengurus Yayasan dan Pimpinan di lingkungan Unswagati bersiarah ke Makam Sunan Gunung Jati sebagai tokoh yang menjadi inspirasi nama Unswagati sekaligus memaknai pesan-pesan dan perjuangannya.(mj)

1-dm

Unswagati Berduka, Mantan Rektor Dr H Djakaria Machmud Berpulang

CIREBON-Sivitas akademika dan keluarga besar Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) dan masyarakat Cirebon tengah berduka. Wafatnya Dr H Djakaria Machmud SE SH MSi Selasa (10/1) malam pukul 18. 25 di RS Pertamina Klayan setelah menjalani perawatan, membuat bagi para pimpinan, dosen dan karyawan di Unswagati merasa kehilangan.

Mantan Walikota Tangerang yang juga alumni Unswagati itu, semasa hidup, pernah menjabat sebagai Rektor Unswagati dua periode (2005-2014). Setelah tidak menjabat rektor, atas dedikasinya di dunia pendidikan, almarhum didaulat menjadi salah satu anggota Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) yang menaungi Unswagati.

Rektor Unswagati, Prof Dr H. Rochanda Wiradinata MP mengaku, dirinya beserta sivitas akademika Unswagati sangat kehilangan dengen kepergian almarhum. “Kami sangat berterima kasih dan bangga atas dedikasi beliau dalam membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan Unswagati,” ungkap Djohan, panggilan akrabnya.

Dia menuturkan, almarhum merupakan sosok intelektual birokrat dan entrepreneur sejati. Almarhum juga, dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan lugas demi kemajuan institusi. “Semoga beliau diperjumpakan dengan para syuhada dan mujahid di surga karena kedermawanan serta visi humanitasnya,” ucap Djohan sambil mengusap air matanya.

Diakui Djohan, almarhum sukses mendorong Unswagati belajar kedisiplinan, kerjasama tim, etos kerja yang andal, menjunjung nama lembaga dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk dosen, mahasiswa dan stakeholder lainnya.

“Kami sangat kehilangan karena tidak ada lagi sosok yang membimbing kami, karena beliau tidak hanya rektor kami pada waktu itu dan kini pembina kami, tapi beliau juga adalah bapak yang sangat kami cintai dan hormati,” katanya.

Banyak jasa almarhum yang kini dimanfaatkan dan juga dilanjutkan. Salah satunya, adalah program akreditasi. Tiga tahun selepas almarhum pergi, Unswagati berhasil meraih akreditasi B. “Hal itu sangat membanggakan bagi kami sebagai penerusnya,” ujar Rochanda.

Dijelaskannya, perguruan tinggi swasta yang ada di Jawa Barat dan Banten jumlahnya tidak kurang dari 480 PT. Hanya satu PT yang meraih akreditasi A, sebanyak sembilan PT yang meraih akreditasi B termasuk Unswagati, dan sisanya C dan ada yang belum terakreditasi.

Selain itu, lanjut Rektor, dari sekian banyak jasanya almarhum Djakaria Mahmud, salah satu yang paling monumental adalah pembangunan masjid kampus yang begitu besar. Itu sangat mendukung misi Unswagati sebagai perguruan tinggi yang religius.

Namun, lanjut dia, sivitas akademika juga harus mengikhlaskan kepergiannya dan akan selalu mengenang jasa-jasanya. “Semoga Beliau khusnul khotimah dan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya.
9-dm
PEMAKAMAN
Prosesi pemakaman almarhum Dr H Djakaria Machmud dimulai pukul 08.30 menuju Masjid Nurul Ilmi Unswagati untuk disholatkan. Usai disholatkan oleh ratusan jamaah dari keluarga besar Unswagati juga banyak tokoh Cirebon yang turut ikut sholat jenazah. Sekitar pukul 10.00 jenazah dibawa ke pemakaman di Desa Astapada Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon di area pemakaman keluarga. (*)

wisuda januari 17a

Unswagati Gelar Wisuda Sarjana dan Magister Dua Hari

CIREBON-Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menggelar Wisuda XLVI (46) selama dua hari bagi lulusan sarjana dan magister untuk gelombang 2 tahun akademik 2016/2017, Sabtu-Minggu (7-8/1) di Auditorium Unswagati Kampus I Jl Pemuda No 32 Cirebon. Pada Wisuda Sabtu (7/1) mewisuda sebanyak 700 wisudawan dan Minggu (8/1) mewisuda 700 wisudawan baik dari program sarjana maupun magister.

Menurut Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP, wisuda yang sekaligus sebagai rangkaian peringatan hari lahir (dies natalis) dirayakan dengan penuh syukur dan kebahagiaan pada usia Unswagati yang ke-55 tahun. Unswagati yang lahir pada 16 Januari 1961 saat didirikan hanya memiliki dua fakultas, yaitu Fakulatas Hukum dan Fakultas Ekonomi kin Unswagati terus berkembang pesat dengan memiliki 18 program studi, dari 7 Fakultas dan Program Pascasarjana, yaitu FH, FE, FKIP, FISIP, Faperta, FT, Fakultas Kedokteran. Program Pascasarjana dengan membina Program MP, MIA, MH, Dan M.Pd Bahasa Indonesia.

Wisudawan yang meraih IPK Tertinggi program sarjana diraih Andini Tresnaningsi dari program studi Pendidikan Matematika, dengan IPK 3.70, dan dari Program Magister Budi Santoso dari Program Studi Ilmu Administrasi, IPK 3,75.

“Pada Dies Natalis Unswagati ke-55 ini merupakan momentum yang sangat baik untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri, oleh karena itu peringatan kali ini merupakan momentum untuk meningkatkan komitmen dan dedikasi segenap sivitas akademika mewujudkan mimpi Unswagati sebagai Excellent Teaching University yang berbasis pada ciri khas Leading in learning based on local wisdom dangan moto kampus ilmiah, mandiri, dan religius,” ujar Prof Djohan—panggilan akrab Prof Rochanda.
wisuda januari 17b
Dijelaskan rektor, Unswagati telah menjalin dan meningkatkan kerjasama baik dengan perguruan tinggi di dalam negeri, seperti UNPAD, UPI, UNDIP, UNS, UNY, UNNES, UMY, UNPAS, Universitas UNDAYANA di Bali, dan Universitas Andalas di Padang. Sementara kerjasama dengan Perguruan Tinggi luar negeri, dengan Mastrisht University, Mastrisht Sholl of Management di Belanda, University de Poiters di Paris Prancis, UiTM, Universitas Slangor, dan Universitas Kebangsaan Malaysia di Kualalumpur Malaysia, Griffith University, RMIT, dan Central Quesland University di Australia, dan yang terakhir dengan, Kyushy Institute of Technology di Fukuoka Jepang.

Adanya kewajiban Perguruan Tinggi dalam Undang-Undang No 12 Tahun 2012, mengharuskan semua perguruan tinggi mengikuti Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dan Unswagati telah berhasil meraih dan menerima Sertifikat AIPT dengan PERINGKAT AKREDITASI B. “Ini artinya Unswagati telah terakreditasi dengan prestasi yang membanggakan, karena masih sedikit PT Khususnya PTS di Jawa Barat yang telah terakreditasi dengan peringkat yang membanggakan. Sebagai informasi, dari 480 PT, baru satu PTS yang mendapatkan Peringkat Akreditas A, dan 9 yang mendapat akreditasi B, didalamnya termasuk Unswagati. Selebihnya terakreditasi C,” paparnya.

PRESTASI
Seiring dengan Akreditasi B yang diraih Unswagati banyak juga prestasi yang diraih. Diantaranya Juara I Lomba Pasar Modal Tingkat nasional, oleh Sandi Firmanullah dari FE dan Juara II Lomba Essay tingkat nasional oleh Isna Silvia,Prodi Matematika FKIP. Unswagati juga mendapat kepercayaan sebagai Penyelenggara Program Pertukaran Mahasiswa (PERMATA) Nasional, juga Sebagai wakil Indonesia dalam Program Sakura Science yang diselanggarakan Kyushu Intitute of technology di fakuoka Jepang atas nama dr Tiar M. Pratamawati, MM. sebagai Pemateri Malaysia-Indonesia International Conference on Economics, Management and Accounting , Journal of Applied Business and Economic Research, atas nama Hj Ida Rosnidah, dan Pemakalahan dan Proceeding pada International Conferences For Interdisciplinary Studies (ICIS), di Yongsam University, Busan Korea Selatan, dengan tema: “Management Development system of Colloge Performance, (Study Influence of individual Anilities, Creativity, and Chief Environment Faktors on The Performances of Private Universities In West Java), atas nama Rochanda Wiradinata dan masih banyak prestasi lainnya.

Rektor berpesan agar dipahami bahwa para lulusan adalah duta Unswagati karena sehingga rektor menitipkan nama lembaga apabila lulusan berhasil di masyarakat, maka nama universitas akan terbawa baik juga. “Karena itu nilai-nilai kejujuran, kebenaran, dan keadilan seharusnya tetap tertanam pada diri setiap lulusan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Letjend (Purn) H Kuntara pada kesempatan itu menyampaikan bahwa YPSGJ akan mendukung layanan pendidikan bagi mahasiswa Unswagati. Diantaranya, jelas, H Kuntara menyediakan berbagai fasilitas, sarana dan prasarana yang akan terus ditambah. “Capaian yang telah diraih oleh segenap sivitas akademika Unswagati harus kita syukuri namun tetap peningkatan pelayanan kepada mahasiswa tetap harus lebih baik sebagai komitmen lembaga,” jelasnya.

Sedangkan Koordinator Kopertis Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Prof Dr H Abdul Hakim Halim M.Sc menyampaikan selamat kepada Unswagati atas segala prestasinya. Prof Hakim berpesan kepada lulusan untuk menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi nilai-nilai akademis kejujuran dan tanggungjawab. “Bagi para lulusan selanjutnya akan terjun di masyarakat, tentunya harus dapat mengamalkan ilmunya dengan baik,” pesannya.

Hadir pada kesempatan itu, Drs H Agus Mulyadi MSc Asisten Daerah Bidang Kesra mewakili Walikota Cirebon, pimpinan Muspida di Kota dan Kabupaten Cirebon, para dosen dan mahasiswa berprestasi, Ikatan Keluarga Unswagati (IKU), pimpinan perguruan tinggi di di Wilayah Cirebon serta undangan lainnya.(mj)