Pos

Sultan sepuh

Sultan Arief:  Dosen dan Karyawan Harus Bersama-sama Majukan Unswagati 

CIREBON – Pembinaan kelembagaan kepada seluruh dosen dan karyawan di lingkungan Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) menyusul program 100 hari pengurus Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) digelar di Auditorium Kampus I Unswagati, Sabtu (1/4). Dihadiri oleh Pembina YPSGJ PRA Arief Natadiningrat SE, Wakil Ketua YPSGJ Prof Dr H Suherli M.Pd, Rektor Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata, MP para dekan, para kepala badan dan satuan di Unswagati dan lebih dari 500 pegawai  dari dosen dan karyawan.

Pada kesempatan itu, Pembina YPSGJ Pra Arief Natadiningrat SE menyampaikan terimakasih kepada seluruh pegawai, para dosen dan karyawan di lingkungan Unswagati yang selama ini telah mengabdikan diri untuk memajukan Unswagati.  “Unswagati ini bukan milik pribadi-pribadi, bukan pembina, pengurus yayasan, rektor dan lain-lain melainkan milik kita semua. Jangan ada kelompok-kelompok, karena suku ataupun lainnya. Semua harus kompak bersama-sama memajukan Unswagati,” pungkasnya.

pegawai

Sementara Wakil Ketua  YPSGJ Prof Dr Suherli Kusmana, M.Pd menyampaikan pesan dari Ketua YPSGJ H. Sukandar yang mendadak ada tugas penting ke Singapura.  Disampaikan Prof Suherli, agar seluruh karyawan menunjukkan kekompakan dan kebersamaan, menjunjung tinggi akhlakul karimah, dan seluruh pegawai agar taat dan patuh kepada kebijakan Rektor Unswagati selaku pelaksana seluruh kebijakan yayasan. “Sekarang ini sudah tegas mana antara kewenangan yayasan mana kewenangan universitas. Silakan universitas mengembangkan dirinya,” pungkasnya.

Rektor Unswagati Prof Dr Rochanda Wiradinata MP menyampaikan terimakasih kepada Pembina Yayasan YPSGJ Sultan Sepuh PRA Natadiningrat SE yang telah memberikan begitu banyak pesan yang substansial bagi pengembangan kemajuan  Unswagati kedepan. “Kemana Unswagati menuju? Yang disampaikan Pak Sultan itu menjadi target dan cita-cita kita, tentunya meskipun Unswagati saat ini sudah terakreditasi B untuk institusi perguruan tinggi, ISO 9001: 2008 dan lain-lain kita tetap tidak boleh puas diri. Mari bersama-sama menjalankan peran dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai dosen dan karyawan Unswagati,” pungkasnya.(mj)

sultan foto bersama

 

 

pelantikan yayasan

Pengurus Baru Yayasan Unswagati Dilantik

CIREBON- Pengurus Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Cirebon periode 2017-2022 dilantik oleh Ketua Dewan Pembina Letjen TNI (Purn) H Kuntara, Selasa (21/3) di Hotel Zamrud. SK Pengurus YPSGJ Dewan Pembina oleh salah satu anggota Dewan Pembina PRA Arief Natadiningrat, SE. Susunan pengurus baru, YPSGJ antara lain Ketua H. Sukandar, Wakil Ketua Prof Dr Suherli, M.Pd, Sekretaris Hj Djuariah, SH MH, Bendahara Hj Dharliana, SE SH MM MH. Usai dilantik juga dilakukan serah terima jabatan dari Ketua YPSGJ yang lama H Asep Djadjuli kepada Ketua yang baru Dadang Sukandar, sekaligus penyerahan dokumen yayasan.

Sambutan Ketua lama H Asep Djadjuli mengapresiasi kinerja rektor sebelumnya Dr H Djakaria Machmud SE SH M.Si yang telah membangun infrastruktur, lonjakan mahasiswa dan peningkatan kesejahteraan dosen. Kemudian kepada rektor yang baru Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP kini Unswagati meraih akreditasi institusi dengan peringkat “B”.

Asep Djadjuli menyampaikan beberapa rekomendasi untuk yayasan kedepan. Pertama, pembangun ruang kuliah FKIP, Kedua pembuatan lahan parkir bertingkat di kampus 1 selain basement. Ketiga, pembangunan Fakultas Kedokteran (FK), keempat pembangunan RS Pendidikan, kelima pengembangan Badan Pengembangan Usaha (BPU) Yayasan. “Kami mohon maaf atas kekurangan yang ada selama ini dan semoga kedepan akan lebih baik,” ujarnya.

Ketua Yayasan yang baru H Sukandar menyampaikan terima kasih kepada dewan pembina yang telah memberikan kepercayaan. Kedepan menjadi pekerjaan besar bagi pengurus yayasan untuk memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya.

Beberapa program dalam 100 hari kedepan, katanya, konsolidasi internal pembenahan dan penataan kelembagaan. Fungsi dan kewenangan yayasan dan lembaga harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku dan harmonis. “Kerjasama tidak akan Terjadi kalau orangnya mendahulukan kepentingan. Jika menjalankan amanah ini karena Allah maka sebelum menjalankan juga akan memberikan kedamaian. menjalankan amanah harus dengan penuh dengan keikhlasan dan menunjang sinergi antara yayasan dengan universitas,” katanya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Dadang ini mengajak untuk menjalankan amanah menjadikan keharmonisan jangan karena pamrih tapi karena berbuat baik untuk Unswagati dalam menjalankan tugas-tugas tersebut. “Marilah bersama-sama besarkan Allah di hati kita sehingga dapat menjalankan manajeman dengan membuat rencana induk yayasan dalam bentuk rencana kerja tahun 2017-2018 termasuk menjalankan pengembangan usaha. dan ketiga konsolidasi eksternal baik dengan pemda di wilayah Cirebon untuk mewujudkan kerjasama termasuk merealisasikan Unswagati sebagai PTN sebagaimana harapan masyarakat. Semoga Allah melimpahkan anggarannya dan ridho bagi kita semua,” jelasnya.

pelantikan yayasan2

Sambutan pembina YPSGJ oleh salah satu pembina Letjend (purn) TNI H Kuntara menyampaikan terimakasih kepada pengurus yayasan yang lama, dan selamat kepada pengurus yayasan yang baru. “Semoga kedepan Unswagati akan lebih baik dan lebih sempurna sebagaimana komitmennya agar membawa Unswagati lebih baik,” pesannya.

Sedangkan Rektor Unswagati Prof Dr H Rochanda Wiradinata MP berharap dengan pengurus yayasan yang baru ini, pihaknya selaku pelaksana kebijakan yayasan di Universitas meyakini Unswagati kedepan akan lebih baik. “Memang banyak PR bagi Unswagati meskipun sekarang sudah meraih akreditasi B, diantaranya harus memperbanyak dosen yang memiliki jabatan fungsional lektor kepala, sarana dan prasarana akademik dan pengembangan kampus yang diharapkan ditopang dari pengembangan usaha yang dibentuk oleh yayasan,” tandasnya.(mj)